Viral Belantik di Ngawi Diduga Racuni Sapi yang Mau Dibeli

Sugeng Harianto - detikJatim
Jumat, 12 Jun 2026 20:00 WIB
Ilustrasi. (Foto: Jimmy Liu/Unsplash)
Ngawi -

Seorang belantik (makelar jual beli sapi) di Ngawi harus berurusan dengan Polisi. Belantik yang punya akun Facebook berinisial A itu disebut telah meracun sapi milik petani di Kendal, Ngawi.

Dalam unggahan di group Facebook "Ngawi Info" ditampilkan akun inisial A lengkap dengan wajah profil akun Facebook-nya. Sang pengunggah memamerkan wajah pria diduga belantik yang disebut berpura-pura menawar sapi tetapi malah memberikan racun ke sapi yang diduga pura-pura akan dibeli.

"INILAH WAJAH BLANTIK SAPI YANG PURA2 NAWAR MALAH SAPINE DI WEI OBAT

Yang lagi viral di daerah kendal ngawi jawa timur
Ini wajah blantik aapi(pembeli sapi) asal magetan jawa timur yang ngasih obat racun ke sapi saat sapi mau di beli.
Menurut pemilik sapi saat blantik ini darang ngecheck fisik sapi di pegang area mulut dll," demikian narasi dalam unggahan itu dilihat detikJatim, Jumat (12/6/2026).

Belantik berinisial A itu disebut sempat melakukan tawar menawar seolah hendak membeli sapi yang dilihat. Dia juga sempat memegang area mulut sapi yang diduga pada saat itulah yang bersangkutan memberikan racun.

"Di tengah ber negosiasi harga sedajg berjalan kesepakatan harga belum kunjung deal, tiba tiba sapi yang akan di jual mengalami kondisi aneh, yang tidak wajar seperti keracunan, sebelum blantik sapi datang sehat sehat aja," demikian lanjut keterangan dalam unggahan tersebut.

Disebutkan bahwa pemilik sapi segera mengambil keputusan menyembelih sapi yang menunjukkan gejala keracunan itu. Pemilik pun disebut menaruh curiga kepada sang belantik sehingga segera menyergapnya dan menyerahkan sang belantik ke polisi dengan tuduhan merugikan orang lain.

"Ini namanya blantik sapi cari untung banyak di saat membeli sapi si sapinya di racun dulu agar pemilik sapi menjual dengan harga murah," demikian keterangan pamungkas dalam unggahan tersebut.

Mengenai kejadian yang viral ini, Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Aris Gunadi membenarkan adanya laporan yang masuk. Dia membenarkan bahwa peristiwa dugaan belantik meracuni sapi yang mau dibeli itu terjadi di Ngawi.

"Betul itu kejadian di wilayah Ngawi," ujar Aris kepada detikJatim Jumat (12/6/2026).

Aris mengimbau kepada peternak sapi untuk waspada dengan belantik yang belum dikenal.

"Kami mengimbau masyarakat utamanya petani peternak sapi waspada dengan belantik yang bari dikenal," tandas Aris.



Simak Video "Video: Fakta-fakta Sadisnya Antok Bunuh-Mutilasi Uswatun"

(ihc/dpe)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork