Seorang tenaga kesehatan (nekes) di RSUD Koesnadi Bondowoso jadi korban pemukulan oleh keluarga pasien. Kasus itu kemudian dilaporkan ke polisi.
Korban yang melaporkan kasus pemukulan itu adalah Andre Prasetyo. Andre sebenarnya telah melaporkan, namun laporannya tiba-tiba dicabut.
Dari informasi yang dihimpun, pencabutan laporan tersebut karena diduga korban mendapat intimidasi. Namun laporan itu kembali dilayangkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus pemukulan nakes ini diduga terjadi diduga dipicu keluarga pasien tak terima korban memasang kembali jarum infus yang sempat terlepas sebelumnya.
Kasat Reskrim Polres Bondowoso, Iptu Wawan Triono membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan penganiayaan itu, bahkan sudah beberapa minggu yang lalu.
"Kami telah memanggil pelapor, namun yang bersangkutan belum hadir," katanya, Jumat (12/6/2026).
Wawan juga membenarkan bahwa korban sempat mencabut, meski demikian, kasus tersebut tetap bergulir.
"Kasus ini tetap berjalan dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan," ungkapnya.
Pihak kepolisian mengaku juga akan segera memintai keterangan sejumlah pihak, terutama terlapor untuk penyelidikan intensif.
"Saat ini yang sudah dimintai keterangan baru dari pelapor. Untuk saksi lain-lainnya, masih berproses," pungkas Wawan.
