Anak Dilecehkan Eks Pengurus Perbakin Surabaya, Ayah: Hukum Mati

Anak Dilecehkan Eks Pengurus Perbakin Surabaya, Ayah: Hukum Mati

Esti Widiyana - detikJatim
Kamis, 11 Jun 2026 20:54 WIB
Little girl suffering bullying raises her palm asking to stop the violence
Ilustrasi (Foto: iStock)
Surabaya -

Pengurus Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Surabaya JL dilaporkan ke polisi terkait dugaan pelecehan seksual atletnya. Keluarga korban berharap pelaku dihukum maksimal.

"Harapan saya untuk pelaku, semoga dihukum seberat-beratnya, kalau bisa seumur hidup atau hukuman mati," kata ayah korban, J kepada wartawan saat jumpa pers, Kamis (11/6/2026).

Menurut J, hukuman maksimal harus diberikan. Sebab korban akan menanggung beban yang dialami selama seumur hidup. "Karena akan menimbulkan dampak negatif jangka panjang,"ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

J mengatakan kondisi anaknya kini lebih banyak diam setelah menjadi korban pelecehan pelaku. Tak hanya itu, korban juga sekarang enggan menembak. Apalagi melihat peralatan menembak.

ADVERTISEMENT

"Nggak (latihan lagi). Lihat lapangannya sudah trauma, apalagi di rumah buka unitnya, setiap hari ngelap, sekarang sudah nggak mau megang lagi. Karena di situ awal kehancuran anak saya. Trauma dengan olahraga menembak," tandasnya.

Sebelumnya, seorang pelatih sekaligus pengurus di Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Surabaya diduga melakukan pelecehan dan kekerasan seksual. Korbannya yakni atlet yang masih di bawah umur.

Kabar ini mencuat setelah akun Instagram @viralforjusticecom mengunggah kronologi dugaan aksi bejat itu beserta bukti tulisan tangan yang diduga milik korban. Berdasarkan catatan harian korban, aksi pelecehan itu bermula dari modus hukuman fisik yang dialihkan menjadi tindakan fisik yang menjurus ke arah seksual.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads