Suami Pembunuh Bidan Siitubondo Positif Narkoba

Suami Pembunuh Bidan Siitubondo Positif Narkoba

Chuk Shatu W - detikJatim
Rabu, 10 Jun 2026 06:30 WIB
Ahmad Rizky Hidayaturrahman suami sekaligus tersangka pembunuh Murtafia Rafika Devi (34) bidan RSUD Besuki Situbondo saat dikeler
Ahmad Rizky Hidayaturrahman suami sekaligus tersangka pembunuh Murtafia Rafika Devi (34) bidan RSUD Besuki Situbondo saat dikeler (Foto: Dok. Istimewa)
Situbondo -

Ada fakta baru dalam kasus bidan RSUD Besuki Situbondo, Murtafia Rafika Devi (34) yang dibunuh suaminya, Ahmad Rizky Hidayaturrahman (31). Tersangka diketahui ternyata positif narkoba.

"Setelah dilakukan tes urine oleh Dokkes Polres Situbondo, hasilnya positif," ungkap Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Selimat Akmal, kepada setikJatim, Selasa (9/6/2026).

Selimat menambahkan, pihaknya menduga sebelum menghabisi korban, tersangka mengonsumsi narkoba terlebih dahulu. Pembunuhan tersebut diduga dilakukan pada Sabtu (6/6) dini hari sekira pukul 01.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat itu, tersangka diduga menjemput korban di tempat kerjanya. Mereka kemudian diduga cekcok yang diduga karena tersangka cemburu. Dari situ, tersangka kemudian menganiaya korban hingga tewas dan membuang jasadnya ke saluran air.

ADVERTISEMENT

Usai menghabisi korban, tersangka diketahui hendak kabur ke rumah orang tuanya di Madura. Namun rencana itu diurungkan tersangka dan memutuskan menyerahkan diri ke Polda Jatim karena memikirkan nasib anak dan korban.

Dari situ pembunuhan tersebut kemudian terungkap dan pelaku dikeler ke Mapolres Situbondo. "Saat ini tersangka telah dititipkan rumah tahanan atau Lapas Kelas II B Situbondo," imbuhnya.

Sebelumnya, warga Desa Kalianget, Banyuglugur digemparkan temuan jenazah perempuan di dalam selokan atau drainase. Korban diduga merupakan korban pembunuhan.

Perempuan muda itu diketahui bernama Murtafia Rafika Devi (34), warga Kecamatan/Desa Besuki. Korban sehari-hari berprofesi sebagai bidan di RSUD Besuki, Situbondo.

Setelah melakukan aksinya tersangka menyerahkan diri ke Mapolda Jatim, saat hendak melarikan diri ke Madura. Dari keterangannya itulah polisi menemukan mayat korban di saluran air atau drainase.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads