Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali meresahkan warga Kabupaten Probolinggo. Seorang pelaku yang mengenakan sarung dan helm berhasil membawa kabur sepeda motor milik seorang juragan kambing di Dusun Kramat, Desa Kandangjati Wetan, Kecamatan Kraksaan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 8 Juni 2026, sekitar pukul 01.55 WIB. Saat kejadian, pemilik kendaraan, Novi Setyaningsih, bersama anggota keluarganya sedang tertidur lelap di dalam rumah sehingga tidak mengetahui aksi pencurian yang berlangsung di halaman rumahnya.
Sepeda motor yang digondol pelaku merupakan Honda Beat Street berwarna hitam dengan nomor polisi N 6141 OR. Kendaraan tersebut diketahui biasa diparkir di luar rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Novi mengaku terkejut saat mengetahui sepeda motornya telah hilang. Pasalnya, selama bertahun-tahun ia terbiasa memarkir kendaraannya di lokasi yang sama tanpa pernah mengalami kejadian serupa.
"Selama kurang lebih delapan tahun tinggal di sini, motor selalu diparkir di luar rumah dan tidak pernah hilang. Baru kali ini terjadi," ujar Novi, Selasa (9/6/2026).
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), pelaku diduga sengaja menyamarkan identitasnya dengan mengenakan helm dan sarung yang menutupi sebagian tubuhnya.
Penampilan tersebut membuat wajah dan ciri-ciri pelaku sulit dikenali. Hal menarik dalam kejadian ini adalah kambing-kambing milik korban yang biasanya peka terhadap kehadiran orang asing tidak menunjukkan reaksi apa pun saat pelaku berada di sekitar lokasi.
Hewan ternak tersebut juga tidak mengeluarkan suara yang dapat membangunkan penghuni rumah.
Dari hasil penelusuran rekaman CCTV, pelaku diduga lebih dahulu beraksi di lokasi lain sebelum mendatangi rumah korban. Di lokasi pertama, pelaku diduga mencuri helm dan sarung yang kemudian digunakan untuk menunjang aksinya saat mencuri sepeda motor di lokasi kedua.
Seluruh rangkaian aktivitas pelaku terekam jelas oleh kamera pengawas yang terpasang di sekitar area kejadian. Rekaman tersebut kini menjadi salah satu barang bukti penting dalam proses penyelidikan.
Korban menduga pelaku telah mempelajari kondisi lingkungan sekitar sebelum melancarkan aksinya. Dugaan itu muncul karena pelaku terlihat mengetahui situasi dan waktu yang relatif sepi sehingga dapat beraksi tanpa menimbulkan kecurigaan warga sekitar.
Meski sepeda motor telah dilengkapi sistem pengaman berupa kunci ganda, pelaku tetap berhasil membobolnya dan membawa kabur kendaraan dalam waktu singkat.
Akibat kejadian tersebut, Novi berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap identitas pelaku dan menangkapnya agar tidak kembali beraksi di wilayah lain.
"Saya berharap pelaku segera tertangkap supaya tidak ada korban lain," katanya.
Kasus pencurian tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas juga telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta mengamankan rekaman CCTV yang merekam aksi pelaku.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas dan keberadaan pelaku curanmor yang meresahkan warga tersebut.
