Rumah Eks Wali Kota Surabaya Raden Soekotjo Sastrodinoto disatroni maling. Ada 2 orang tak dikenal yang merangsek masuk ke dalam rumah Wali Kota Surabaya ke 9 itu.
Informasi yang didapat detikJatim menyebutkan ada 2 pria misterius terekam CCTV menyatroni rumah Soekotjo di kawasan Kelurahan Keputran, Kecamatan Tegalsari, Surabaya. Aksi tersebut terjadi pada Jumat (5/6) sekitar pukul 13.30 WIB.
Menurut cucu sang wali kota, yakni NW, aksi pembobolan itu baru diketahui usai dihubungi 2 asisten rumah tangga (ART). Menurutnya, kedua ART baru mengetahui bahwa rumah itu disatroni 2 terduga pelaku usai melihat salah satu kamar dalam kondisi acak-acakan pada Jumat (5/6) sekitar pukul 16.30 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ayah NW tiba di rumah itu dan mendapat laporan itu, pihaknya langsung memeriksa file rekaman CCTV. Dari rekaman CCTV barulah diketahui bahwa ada 2 pria misterius yang memasuki rumah kakeknya secara ketika ART tak berada di rumah, sekitar pukul 13.00 WIB.
"Kamar ART ada di belakang, mereka waktu jalan ke depan lihat kamar sudah terbuka, barang berantakan, lemari berantakan. Kejadian kurang lebih jam 1 siang, ada 2 ART di rumah yang baru sadar sekitar jam 16.30 WIB, mereka mau nyalakan lampu teras," kata NW, Sabtu (6/6/2026).
Informasi yang diperoleh NW, ada 2 pria yang merupakan terduga pelaku. Keduanya berboncengan motor menuju ke lokasi mengenakan jaket warna hitam, bercelana panjang warna biru muda, mengenakan helm bermotif garis warna merah, bermasker, dan bersandal jepit.
Sedangkan rekannya mengenakan jaket bewarna hitam, bercelana panjang warna biru muda, mengenakan helm bermotif garis warna kuning, bersandal jepit, tanpa masker.
"(ciri-ciri) Salah satu pelakunya yang terlihat kulit agak sawo matang. Satunya pakai masker, tidak terlihat" ujarnya.
NW menduga para terduga pelaku nekat masuk rumah saat kondisi sedang sepi. Sebab, kedua ART sedang berada di belakang rumah.
Kedua terduga pelaku diduga menggunakan alat untuk merusak gembok pagar dan mencongkel pintu rumah. Kedua terduga pelaku memasuki rumah yang dalam kondisi sepi itu. Diduga keduanya masuk dengan cara merusak gembok pagar dan mencongkel pintu utama menggunakan alat.
Usai berhasil merusak pintu dan gembok, lalu merangsek ke dalam 2 kamar utama mengobok-obok seisi lemari dan laci untuk mencari benda berharga. Namun, tak ada benda berharga yang berhasil dicuri, hanya 1 set bolpoin merek Parker. Kedua terduga pelaku diperkirakan beraksi sekitar 10 menit untuk mencari benda-benda berharga.
"Terlihat dari CCTV, pelaku memakai kaya besi agak panjang gitu. 1 pelaku mencongkel pagar ada gemboknya, 1 pelaku lainnya datang, pintu ruang tamu juga dicongkel," imbuhnya.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu dan dipastikan tidak ada barang berharga yang raib. Kasus itu pun lantas dilaporkan ke polisi dan sudah dilakukan olah TKP.
(abq/dpe)
