Plot Twist Kasus Terapis Spa Surabaya Curi Rp 1,2 M Pelanggannya

Plot Twist Kasus Terapis Spa Surabaya Curi Rp 1,2 M Pelanggannya

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Sabtu, 06 Jun 2026 14:30 WIB
Terapis spa, Nur Hasannah Prasetya terdakwa pencurian uang pelanggannya, Tonny Soegiono Rp 1,2 miliar
Terapis spa, Nur Hasannah Prasetya terdakwa pencurian uang pelanggannya, Tonny Soegiono Rp 1,2 miliar didampingi pengacaranya M Zulfan (Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim)
Surabaya -

M. Zulfan Badru Naja, pengacara Nur Hasannah Praseertya, terapis spa terdakwa pencurian uang Rp 1,2 miliar menduga kliennya merupakan korban kriminalisasi pelanggannya, Tonny Soegiono. Adapun motifnya karena masalah asmara.

"Iya, bisa jadi seperti itu (dikriminalisasi). Ya karena masalah hati lah," kata Zulfan, kepada detikJatim, Sabtu (6/6/2026).

Zulfan menambahkan antara kliennya dengan Tonny sejak jadi pelanggan spa ada hubungan khusus. Ia menyebut hal itu karena didasarkan dari pengakuan kliennya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau hubungan terdakwa dengan korban sebelumnya ada hubungan spesial. Jadi ada hubungan ini, menurut pengakuan terdakwa, ada hubungan spesial antara korban dengan terdakwa," ujar Zulfan.

ADVERTISEMENT

Atas dasar ini lah, Zulfan menduga kasus kliennya merupakan plot twist. Bukan karena pencurian, namun Tonny sakit hati karena ditinggalkan oleh kliennya.

Soal berapa lama hubungan keduanya mulai intens, Zulfan menyebut hanya beberapa bulan saja. Menurutnya, hal tersebut bisa dibuktikan sesuai dengan mutasi atau rekening koran dari Tonny.

"Kalau hubungan enggak lama, sekitar 2 sampai 3 bulanan. Ya mulai dari awal transaksi itu sekitar bulan Agustus 2024 ya," tuturnya.

Sebelumnya, terapis Spa Superior di Surabaya didakwa mencuri uang pelanggannya hingga Rp 1,2 miliar. Terdakwa memanfaatkan momen korban menitipkan ponsel dan melakukan transfer lewat ATM secara diam-diam.

Terdakwa kasus pencurian itu adalah Nur Hasannah Prasetya. Sedangkan korbannya adalah pelanggan lamanya di Spa Superior bernama Tonny Soegiono.




(ihc/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads