Nasib buruk menimpa SI (50), warga Desa Soket Laok, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan. Ia tewas akibat sabetan celurit di bagian perut. Polisi kini tengah mengusut motif pembunuhan tersebut dan memburu pelaku yang kabur usai melakukan aksinya.
Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan peristiwa itu terjadi di halaman rumah korban di Desa Soket Laok, Kecamatan Tragah, pada Rabu (3/6) malam.
"Berdasarkan keterangan saksi, terduga pelaku mendatangi rumah korban sekitar pukul 19.30 WIB. Pelaku sempat berjabat tangan dengan korban," kata Agung, Kamis (4/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Agung, tidak lama kemudian pelaku mengeluarkan sajam yang diduga celurit. Tidak banyak kata, pelaku langsung menebaskan celuritnya ke arah korban hingga mengenai bagian perut korban.
"Akibat luka di bagian perutnya itu, korban meninggal dunia. Korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga," lanjutnya.
Saat ini, Satreskrim Polres Bangkalan masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri usai kejadian. Polisi juga terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku serta motif di balik peristiwa tersebut.
"Masih kami dalami keterkaitan antara pelaku dan korban, termasuk motif yang mendasari terjadinya tindak pidana tersebut," tandasnya.
(auh/hil)
