Duka mendalam masih menyelimuti keluarga Mat Suhandi (51), satpam perumahan di Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, yang tewas usai ditusuk pencuri. Pihak keluarga berharap kepolisian segera meringkus para pelaku dan menjatuhkan hukuman yang seberat-beratnya.
Anak korban, Harianto menegaskan bahwa pihak keluarga telah menyerahkan seluruh proses hukum kepada pihak kepolisian.
Harianto menyebut, dirinya beserta sejumlah saksi mata yang berada di lokasi kejadian telah memberikan keterangan resmi untuk membantu proses penyelidikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keluarga menyerahkan seluruh proses hukum ke kepolisian. Saya dan beberapa saksi yang mengetahui kejadian juga sudah dimintai keterangan untuk proses penyelidikan," ujar Harianto kepada wartawan, Selasa (12/5/2026).
Kepergian sang ayah yang tewas saat menjalankan tugas menjaga keamanan lingkungan menyisakan luka mendalam. Harianto berharap, keadilan ditegakkan dengan menangkap pelaku dalam waktu dekat.
Menurutnya, tindakan sadis pelaku harus dibayar dengan hukuman yang setimpal. "Harapan saya pelaku segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya sesuai dengan perlakuannya," tegas Harianto.
Di sisi lain, Polresta Malang Kota bergerak cepat dalam mengusut kasus ini. Polisi mengonfirmasi telah mengantongi identitas terduga pelaku yang diketahui berjumlah dua orang. Saat ini, tim gabungan masih melakukan pengejaran secara intensif.
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Rakhmad Aji Prabowo mengungkapkan, identitas pelaku sudah teridentifikasi. Namun, mereka diduga telah melarikan diri dari kediamannya saat akan dilakukan penangkapan.
"Identitasnya sudah diketahui, tapi saat kami datangi alamatnya pelaku sudah tidak ada di tempat. Saat ini kami sedang lakukan penyelidikan," kata Aji terpisah.
Aji menambahkan, pihaknya juga tengah mendalami apakah kedua pelaku merupakan bagian dari jaringan sindikat pencurian spesialis atau bukan.
Namun, demi kelancaran proses pengejaran, detail identitas para pelaku masih dirahasiakan oleh pihak berwenang. Peristiwa memilukan ini bermula pada Sabtu (8/5/2026) malam saat Mat Suhandi berusaha menggagalkan aksi pencurian di perumahan tempatnya bekerja.
Akibat aksi heroiknya tersebut, korban mengalami luka tusuk serius di bagian kepala dan perut.
Meski sempat mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, nyawa Mat Suhandi tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (10/5/2026) pagi.
