Bela Diri Saat Handphone Dirampas Begal, Pelajar di Pasuruan Disabet Celurit

Bela Diri Saat Handphone Dirampas Begal, Pelajar di Pasuruan Disabet Celurit

Muhajir Arifin - detikJatim
Sabtu, 09 Mei 2026 23:00 WIB
Seorang anak menderita luka bacok akibat aksi pembegalan
Lokasi pembacokan anak di Pasuruan saat mempertahankan handphone miliknya (Foto: Muhajir Arifin/ detikjatim)
Pasuruan -

Seorang pelajar di Kabupaten Pasuruan menjadi korban pembegalan saat berada di sebuah jembatan kecil di wilayah Kecamatan Kraton. Korban mengalami luka bacok di lengan kanan setelah berusaha mempertahankan handphone miliknya dari aksi dua pelaku bersenjata tajam.

"Korban mengalami luka bacok setelah mempertahankan telepon genggam miliknya dari aksi dua pelaku bersenjata tajam," kata Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Muhammad Junaidi, Sabtu (9/5/2026).

Peristiwa tersebut menimpa WI, seorang pelajar asal Desa Dhompo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Kejadian bermula saat korban sedang duduk bersama temannya di sebuah jembatan kecil pada Jumat (9/5/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak lama kemudian, dua pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor mendatangi korban dan temannya. Salah satu pelaku lalu mengeluarkan senjata tajam jenis celurit sambil mengancam korban agar menyerahkan handphone miliknya.

ADVERTISEMENT

Namun korban menolak permintaan tersebut. Pelaku kemudian langsung membacok korban hingga menyebabkan luka parah pada bagian lengan kanan.

"Melihat kejadian itu, teman korban yang masih berusia 16 tahun langsung melarikan diri ke arah utara untuk menyelamatkan diri. Sementara para pelaku berhasil merampas satu unit handphone milik korban sebelum kabur ke arah selatan," terang Junaidi.

Setelah kejadian, teman korban segera menghubungi ayahnya yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Dhompo untuk meminta bantuan. Kasus pembegalan tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian sekitar pukul 04.00 WIB.

Sementara itu, korban langsung dilarikan ke RSUD Bangil guna mendapatkan perawatan medis akibat luka yang dialaminya.

"Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut," jelas Junaidi.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta keberadaan para pelaku pembegalan tersebut.




(ihc/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads