Polisi Situbondo Hajar Ojol gegara Pacar Dibonceng Sudah Beristri?

Polisi Situbondo Hajar Ojol gegara Pacar Dibonceng Sudah Beristri?

Chuk Shatu W - detikJatim
Jumat, 24 Apr 2026 20:15 WIB
Ilustrasi Penganiayaan
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Situbondo -

Seorang driver ojol di Situbondo dihajar oknum polisi Polres Situbondo gegara cemburu. Oknum posisi berinisial DK tersebut sempat dikabarkan sudah beristri.

Namun kabar itu buru-buru disanggah dari Polres Situbondo melalui akun resmi instagramnya. Dalam komentarnya, akun Polres Situbondo menyebut pelaku berstatus duda.

"Perlu diluruskan bahwa anggota tersebut (pelaku) statusnya duda," demikian komentar akun akun instagram @polres_situbondo yang dilihat detikJatim.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, seorang driver ojek online (ojol) di Situbondo bernama Hanif (28) dihajar oknum polisi setempat berinisial DK. Pemicunya, pelaku mengira korban adalah selingkuhan pacarnya.

ADVERTISEMENT

Penganiayaan ini terjadi pada Kamis (23/4/2026) dini hari. Saat itu korban tengah mengantarkan penumpang seorang perempuan yang merupakan pacar pelaku.

Usai mengantar penumpang tersebut, korban justru dihadang pelaku dan langsung dihajar membabi-buta karena dikira selingkuhan pacarnya. Korban sempat menjelaskan kepada pelaku bahwa dirinya adalah driver ojol.

Meski demikian, korban tetap dihajar pelaku dengan membabi-buta. Akibatnya korban mengalami luka lebam pada mata kanan dan luka robek pada pipi sebelah kanan.

Tak hanya Hanif, pelaku juga menghajar perempuan pacarnya. Karena hal ini, kedua korban kemudian membuat laporan. Namun kasus itu kemudian dimediasi dan berakhir damai.

Kasi Propam Polres Situbondo Ipda I Komang Adi Aryama membenarkan informasi tersebut. Dia mengatakan, pelaku tetap akan diproses secara internal meskipun kasusnya sudah diselesaikan secara damai.

"Meskipun tindak pidananya berakhir kekeluargaan dan damai, kami tetap tindak lanjuti secara internal," kata Komang, Jumat (24/4/2026).




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads