Polisi Buru Pelaku Penusukan Maut Dipicu Asmara di Surabaya

Polisi Buru Pelaku Penusukan Maut Dipicu Asmara di Surabaya

Jihan Navira - detikJatim
Kamis, 23 Apr 2026 13:37 WIB
Lokasi pembunuhan pria di Surabaya gegara masalah asmara
Lokasi pembunuhan di Surabaya/Foto: Anastasia Trifena/detikJatim
Surabaya -

Seorang pria berinisial MJ (57) tewas usai menjadi korban penusukan di Jalan Sencaki, Gang Pragoto 2, Surabaya, Kamis (23/4/2026) pagi. Polisi menduga peristiwa tersebut dipicu persoalan pribadi yang berkaitan dengan asmara. Saat ini, polisi tengah memburu pelaku.

Kapolsek Sukomanunggal, Zainur Rofik mengatakan, sebelum penusukan terjadi, sempat ada cekcok antara korban dengan pelaku. Berdasarkan keterangan sementara, perselisihan itu bermula dari seorang perempuan yang diduga digoda korban.

"Informasi awal dari para saksi, ada perempuan yang digoda oleh korban. Keterangan sementara, pelaku yang terlibat cekcok itu tidak terima," ujar Zainur saat dikonfirmasi detikJatim.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, polisi masih menyelidiki dugaan hubungan antara pelaku, korban, dan perempuan yang dimaksud.

ADVERTISEMENT

Zainur menyebut, rentang waktu kejadian diperkirakan terjadi antara pukul 05.00 WIB hingga 07.00 WIB. Saat ini, penyidik masih mendalami kronologi pasti melalui rekaman CCTV dan keterangan sejumlah saksi.

"Kejadiannya antara jam 05.00 WIB sampai jam 07.00 WIB pagi. Nanti kami cek CCTV dan dalami lagi keterangan saksi," katanya.

Saat ditemukan warga, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka tusuk dan luka gores di sejumlah bagian tubuh.

"Hasil pemeriksaan sementara, terdapat luka tusuk di dada sebelah kiri dan di kepala ada goresan," jelas Zainur.

Terkait jumlah pelaku, pihaknya menduga aksi penyerangan dilakukan lebih dari dua orang. Identitas para terduga pelaku disebut sudah dikantongi dan saat ini masih dalam pengejaran.

"Untuk nama-nama sementara sudah kami kantongi. Dugaan pelaku lebih dari dua orang," tegasnya.

Jenazah korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara samping Polda Jatim untuk menjalani autopsi. Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap motif dan menangkap seluruh pelaku.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads