Konvoi Pemuda Ricuh di Gresik Berujung Pembacokan, 1 Tersangka Ditangkap

Konvoi Pemuda Ricuh di Gresik Berujung Pembacokan, 1 Tersangka Ditangkap

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Rabu, 22 Apr 2026 17:00 WIB
Ilustrasi pembacokan, ilustrasi penebasan, ilustrasi penikaman. (AI)
Foto: Ilustrasi pembacokan (AI)
Gresik -

Polisi menangkap gerombolan pemuda konvoi di wilayah Menganti, Gresik. Konvoi tersebut berujung ricuh. Satu orang ditetapkan sebagai tersangka setelah membacok korban berinisial MFK (20).

Tersangka berinisial DS (22) alias Gembong. Dia ditangkap Unit Resmob Polres Gresik di Kota Malang, Rabu (22/4/2026) dini hari tadi. DS kabur ke luar kota sesaat setelah membacok MFK.

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaja menjelaskan, korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam DS. DS ditangkap di sebuah rumah tanpa perlawanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelaku kami amankan di Pondok Cempaka Indah, kawasan Sukun, Kota Malang. Sejak kemarin (Selasa) malam kami sudah pantau gerak-gerik pelaku, kemudian kami amankan sekitar pukul 02.15 dini hari," jelas Arya kepada detikJatim.

Ia menambahkan, saat penangkapan, polisi turut mengamankan seorang pria lain berinisial G yang diduga turut terlibat dalam peristiwa tersebut. Keduanya langsung dibawa ke Mapolres Gresik untuk pemeriksaan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

"Dari hasil interogasi awal, peran G alias Pikolo turut serta menganiaya korban. Sementara yang kami tetapkan tersangka baru inisial DS alias Gembong, dia yang membacok korban. Kami terus dalami keterangan korban maupun pelaku," tambahnya.

Peristiwa penganiayaan sendiri terjadi pada Minggu (19/4) sekitar pukul 17.00 WIB di perempatan Jalan Raya Bringkang, Menganti. MFK mengalami luka robek di punggung.

Polisi mengungkap, aksi tersebut terjadi secara tiba-tiba saat korban berhenti di tengah kemacetan lalu lintas. Gerombolan pelaku yang konvoi datang dari arah belakang langsung menyerang korban tanpa peringatan.

"Tersangka melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis clurit yang mengenai punggung korban," jelas Arya.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sebilah celurit, pakaian, helm, dan tas yang digunakan saat kejadian. Barang bukti tersebut kini diamankan untuk kepentingan penyidikan.

Lebih lanjut, Arya mengungkap latar belakang tersangka yang diduga berkaitan dengan kelompok tertentu. Polisi masih mendalami motif di balik aksi kekerasan tersebut.

"Tersangka merupakan anggota salah satu perguruan silat," ungkapnya.

Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap kemungkinan adanya pelaku lain serta keterkaitan dengan aktivitas konvoi yang berujung ricuh. Polisi juga tidak menutup kemungkinan adanya tersangka tambahan.

Diberitakan sebelumnya, konvoi yang melibatkan sejumlah pemuda di Kabupaten Gresik berujung ricuh, Minggu (19/4). Insiden terjadi di dua lokasi berbeda, yakni di wilayah Driyorejo dan Menganti.

Peristiwa tersebut viral di media sosial. Dari video yang beredar, rombongan pemuda itu saling berlarian di jalan raya hingga mengganggu pengendara yang melintas. Akibat kericuhan itu, 3 orang dilaporkan terluka.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads