Seorang pelajar menjadi korban penipuan bermodus meminta diantar oleh orang tak dikenal. Sepeda motor yang dia kendarai dibawa kabur oleh pelaku.
Peristiwa itu terjadi saat korban pulang sekolah pada Senin (20/4/2026) siang. Pelaku diketahui seorang perempuan yang sempat terekam kamera CCTV milik warga. Foto pelaku juga sudah beredar di masyarakat.
Saat melancarkan aksinya, pelaku mengenakan masker dan berjalan kaki sambil berpura-pura meminta pertolongan di jalan yang sepi. Kejadian bermula ketika pelajar bernama Adam, warga Dusun Tengginah, Desa Pademawu Timur itu berboncengan dengan temannya mau pulang sekolah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat sang pelajar melintas di Dusun Asam Pitu, Desa Pademawu Barat, ia dihentikan oleh seorang perempuan yang tidak dia kenal. Perempuan itu berpura-pura meminta tolong diantar ke sebuah kos-kosan. Karena merasa iba dan ingin membantu, korban menurunkan temannya dan mempersilakan pelaku naik ke sepeda motornya.
Namun di tengah perjalanan, pelaku diduga melakukan aksi hipnotis dan meminta korban berhenti dengan alasan ingin menggantikan mengemudi. Saat itulah pelaku melancarkan aksinya dengan membawa kabur motor korban, meninggalkan pelajar tersebut seorang diri di lokasi.
Kasus ini kini menjadi perhatian warga setempat dan telah dilaporkan ke pihak kepolisian.
"Sudah dilaporkan ke Polsek Pademawu, sekarang masih diperiksa dan dimintai keterangan oleh penyidik," ujar bibi korban yang enggan disebut namanya, Senin sore (20/4/2026).
Kapolsek Pademawu, Iptu Sutikno, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.
"Ya mas, masih lidik," ujarnya singkat.
Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan serupa, terutama saat berada di lokasi sepi dan berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal.
(auh/dpe)
