Fakta-fakta Temuan Mayat Pria Tergorok Nyaris Bugil di Sungai Jombang

Fakta-fakta Temuan Mayat Pria Tergorok Nyaris Bugil di Sungai Jombang

Hilda Meilisa Rinanda - detikJatim
Senin, 13 Apr 2026 09:45 WIB
Evakuasi mayat pria tergorok Desa Turipinggir, Megaluh, Jombang
Mayat pria tergorok Jombang/Foto: Dok. Istimewa
Jombang -

Warga Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jombang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas di aliran Sungai Mrican, Minggu (12/4/2026) siang. Kondisi korban yang mengenaskan memicu dugaan kuat adanya tindak pembunuhan.

Mayat tersebut ditemukan dalam posisi tengkurap dan tersangkut di plengsengan sungai. Selain tanpa identitas, kondisi korban yang nyaris telanjang serta adanya luka serius di leher membuat kasus ini menjadi perhatian aparat kepolisian.

Berikut fakta-fakta penemuan mayat tersebut:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Ditemukan Petani di Sungai Mrican

Mayat pertama kali ditemukan oleh seorang petani setempat sekitar pukul 11.00 WIB saat melintas di area Daerah Aliran Sungai (DAS) Mrican atau Sungai Sekunder Turi Baru, dengan posisi korban tengkurap dan tersangkut di bagian plengsengan sungai yang langsung mengundang perhatian warga sekitar.

Penemuan tersebut dengan cepat menyebar dan membuat warga berdatangan ke lokasi sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak berwajib untuk penanganan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

2. Kondisi Korban Nyaris Telanjang

Saat ditemukan, korban dalam kondisi mengenaskan karena hanya mengenakan celana dalam tanpa pakaian lain.

"Kondisinya hanya pakai celana dalam," kata Kepala Dusun Paras, Johan Dwi Santoso, Senin (13/4/2026).

Aparat desa memastikan bahwa tidak ada warga yang mengenali ciri-ciri korban, sehingga hingga kini identitasnya masih misterius. "Bukan warga sini, belum dikenali identitasnya," kata Johan

3. Ada Luka Gorok di Leher Korban

Dugaan pembunuhan mencuat kuat setelah ditemukan luka serius di bagian leher korban, bahkan disebutkan bahwa kondisi tenggorokan korban telah terputus yang mengindikasikan adanya kekerasan sebelum korban ditemukan di aliran sungai tersebut.

Selain itu, luka memar juga ditemukan di bagian pipi kanan dan kiri yang memperkuat dugaan korban mengalami penganiayaan.

"Jelasnya itu korban pembunuhan, di lehernya putus bekas digorok," beber Johan.

4. Diperkirakan Meninggal Kurang dari 24 Jam

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh Tim Inafis Satreskrim Polres Jombang, korban diperkirakan berusia sekitar 30 tahun dan meninggal dunia kurang dari 24 jam sebelum ditemukan, sehingga polisi menduga peristiwa tersebut masih tergolong baru.

Temuan ini menjadi dasar bagi penyidik untuk mempercepat pengumpulan bukti dan keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian.

"Autopsi dilakukan sore ini melibatkan tim dokter forensik dari RS Bhayangkara Kediri. Kita tunggu hasil resminya untuk memastikan penyebab kematian dan jenis benda yang mengakibatkan luka di leher tersebut," terang Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan.

5. Polisi Dalami Motif dan Identitas Korban

Ardi menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman intensif terkait motif, penyebab kematian, serta identitas korban yang hingga kini belum terungkap, sementara jenazah telah dievakuasi ke RSUD Jombang untuk proses autopsi.

Polisi juga menyisir lokasi dan memeriksa sejumlah saksi guna mengumpulkan petunjuk yang bisa mengarah pada pelaku maupun latar belakang kejadian.

"Autopsi dilakukan sore ini melibatkan tim dokter forensik dari RS Bhayangkara Kediri. Kita tunggu hasil resminya untuk memastikan penyebab kematian dan jenis benda yang mengakibatkan luka di leher tersebut," terang Ardi.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Pria di Jombang Bacok Tetangga hingga Tewas, Motifnya Asmara"
[Gambas:Video 20detik]
(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads