Geger Mayat Pria Nyaris Bugil di Jombang dengan Luka Gorok

Round Up

Geger Mayat Pria Nyaris Bugil di Jombang dengan Luka Gorok

Amir Baihaqi - detikJatim
Senin, 13 Apr 2026 08:30 WIB
Evakuasi mayat pria nyaris bugil dengan leher tergorok di daerah aliran sungai Desa Turipinggir, Megaluh, Jombang
Evakuasi mayat pria nyaris bugil dengan leher tergorok di daerah aliran sungai Desa Turipinggir, Megaluh, Jombang (Foto: Dok. Istimewa)
Jombang -

Warga Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jombang mendadak geger pada Minggu (12/4/2026) siang. Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan tergeletak di Daerah Aliran Sungai (DAS) Mrican atau Sungai Sekunder Turi Baru dalam kondisi mengenaskan.

Mayat pertama kali ditemukan oleh seorang petani setempat sekitar pukul 11.00 WIB. Saat ditemukan, posisi korban dalam keadaan tengkurap dan tersangkut di bagian plengsengan sungai.

Kepala Dusun Paras, Johan Dwi Santoso, mengonfirmasi bahwa korban ditemukan dalam kondisi nyaris telanjang karena hanya memakai celana dalam. Ia juga menyebut korban bukan warga setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kondisinya hanya pakai celana dalam. Bukan warga sini, belum dikenali identitasnya," kata Johan, Senin (13/4/2026).

ADVERTISEMENT

Johan menambahkan diduga kua mayat merupakan korban pembunuhan. Hal ini karena adanya luka di bagian leher. Penemuan itu selanjutnya dilaporkan ke pihak berwajib.

"Jelasnya itu korban pembunuhan, di lehernya putus bekas digorok," beber Johan.

Pihak kepolisian dari Tim Inafis Satreskrim Polres Jombang segera terjun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Berdasarkan pemeriksaan awal mayat Mr X diperkirakan berusia sekitar 30 tahunan.

Sedangkan luka gorok ditemukan di bagian leher dengan kondisi tenggorokan sudah terputus. Di bagia pipi kanan dan nkiri juga ditemukan luka memar. Mayat diduga meninggal kurang dari 24 jam sebelum ditemukan.

Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman intensif terkait motif dan penyebab pasti kematian, dan identitas korban. Saat ini, jenazah telah dievakuasi ke RSUD Jombang.

"Autopsi dilakukan sore ini melibatkan tim dokter forensik dari RS Bhayangkara Kediri. Kita tunggu hasil resminya untuk memastikan penyebab kematian dan jenis benda yang mengakibatkan luka di leher tersebut," terang Ardi.

Polisi juga sempat menyisir area sekitar lokasi penemuan dan meminta keterangan saksi-saksi. Tujuannya untuk mengumpulkan barang bukti terkait penemuan mayat.




(ihc/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads