Serangan Balik Rey Usai Dituding Nyamar Pria Demi Nikah Sejenis

Round Up

Serangan Balik Rey Usai Dituding Nyamar Pria Demi Nikah Sejenis

Amir Baihaqi - detikJatim
Jumat, 10 Apr 2026 07:40 WIB
Erfastino Reynaldi (36) alias Rey Malawat alias Yupi Rere saat memberikan klarifikasi atas tuduhan penipuan yang dari istrinya, Intan Anggraeni
Erfastino Reynaldi (36) alias Rey Malawat alias Yupi Rere saat memberikan klarifikasi atas tuduhan penipuan yang dari istrinya, Intan Anggraeni (Foto: Dok. Istimewa)
Malang -

Erfastino Reynaldi (36) alias Rey Malawat alias Yupi Rere, terlapor kasus pernikahan sesama perempuan di Kota Malang akhirnya muncul. Dalam klarifikasinya, ia membantah semua tuduhan Intan Anggraeni (28), istrinya yang melakukan penipuan hingga berujung pernikahan sesama jenis.

Rey blak-blakan, bahwa dirinya sejak awal terbuka ketika menjalin hubungan dengan Intan. Bahkan, keluarga Intan dan lingkungan pertemanan juga telah mengetahui identitasnya.

"Dari awal dia sudah tahu identitas (perempuan) saya. Dia sering ke rumah, teman-temannya juga tahu hubungan kami," kata Rey kepada wartawan, Kamis (9/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditanya terkait tudingan telah memalsukan dokumen identitas sebagai seorang pria. Rere membantah dirinya telah melakukan perbuatan tersebut. Selama ini dirinya tidak pernah membuat atau memanipulasi dokumen apa pun.

"Tidak ada pemalsuan. Identitas yang saya tunjukkan adalah asli. Kalau ada cetakan, itu justru dari dia (Intan) sendiri yang fotokopi KTP saya," bebernya.

ADVERTISEMENT

Rey mengungkapkan, awal mula mengenal Intan di sebuah tempat hiburan malam di Kota Batu. Dari perkenalan itu, hubungan mereka semakin dekat hingga bersepakat melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan.

Ia mengklaim, keinginan untuk menikah justru datang lebih dulu dari pihak Intan. "Dia (Intan)) yang mengajak menikah, karena mengaku sering mendapat perlakuan kasar dari hubungan (pacar) sebelumnya," bebernya.

Meski begitu, Rere mengaku sempat ingin mengakhiri hubungan sebelum rencana tersebut terealisasi. Namun situasi menjadi rumit karena adanya tekanan dari pihak keluarga Intan.

"Saya sempat ajak selesai, tapi ada ancaman bunuh diri sampai ibunya pingsan," ungkap Rey.

Salah satu tuduhan yang disinggung adalah soal janji membelikan rumah dan mobil Lamborghini. Rey menegaskan tak pernah menjanjikan hal itu.

"Saya tidak pernah menjanjikan mobil atau rumah mewah," kata Rey.

Meski begitu, Rey mengaku selama ini malah banyak membantu finansial Intan dan keluarganya. Termasuk kebutuhan sehari-hari dan melunasi utang.

"Saya banyak membantu secara finansial. Kalau ada uang, saya langsung bantu," tegasnya.

Sedangkan soal tudingan hendak membunuh Intan tegas dibantah Rey. Tudingan dari Intan itu dilontarkan setelah mengetahui identitas Rey sebagai seorang perempuan,

"Saya tidak pernah mengintimidasi atau mengancam (membunuh)," tegas Rey.

Dalam klarifikasinya, Rey juga mengaku tak pernah hendak mengajak Intan ke luar negeri khususnya ke Kamboja. Namun yang benar soal rencana ke Yogyakarta untuk keperluan terapi pengobatan

"Rencananya ke Jogja untuk terapi, karena dia sempat mengalami cedera kaki akibat dugaan kekerasan di hubungan sebelumnya. Gak ada ke Kamboja," paparnya.

Rere menambahkan, komunikasi terakhir terjadi saat dirinya mempertanyakan dasar laporan yang dibuat oleh Intan. Namun, pesan tersebut tidak mendapat tanggapan dari Intan.

"Saya tanya dasar laporannya apa, saya tidak pernah melakukan tindak pidana. Tapi tidak dibalas. Saya ingin mengakhiri hubungan baik-baik sebelum laporan itu muncul, tapi justru laporan datang tiba-tiba," tandasnya.

Sebelumnya, seorang perempuan berinisial IA (28), warga Blimbing, Kota Malang harus menerima kenyataan pahit. Ini setelah ia menjadi korban penipuan pernikahan siri sesama jenis setelah tahu suaminya ternyata seorang perempuan.

Kisah pilu ini bermula pada awal Februari 2026 saat korban mengenal mengenal Reynaldi Malawat (36) di sebuah kafe di kawasan Kota Batu. Keduanya lalu berpacaran pada 14 Februari.

"Dia mengaku cowok, dan selama ini kelakuannya juga seperti cowok asli. Cara bicara sampai penampilannya benar-benar seperti pria," ujar korban di Polresta Malang Kota, Kamis (9/4/2026).

Demi memikat hati korban, Rey bahkan melontarkan janji-janji manis berupa. Seperti korban diiming-imingi hadiah rumah hingga mobil mewah Lamborghini yang dijanjikan sebagai kado di hari pernikahan pada 3 April 2026.

Kedok Rey baru terungkap saat malam pertama. Korban mendapati bahwa suaminya adalah seorang perempuan. Seketika itu pula, impian indah korban runtuh. Sambil menangis, ia langsung mengadu kepada orang tuanya.

Setelah identitasnya terbongkar, Rey langsung diusir oleh keluarga korban. Kasus itu kemudian dilaporkan ke polisi pada Rabu (8/4) atas dugaan pemalsuan dokumen.




(hil/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads