IRT Pingsan di Parit Sawah Probolinggo, Diduga Korban Pelecehan Seksual

IRT Pingsan di Parit Sawah Probolinggo, Diduga Korban Pelecehan Seksual

M Rofiq - detikJatim
Rabu, 08 Apr 2026 17:07 WIB
Lokasi temuan IRT pingsan di pinggir parit Probolinggo
Lokasi temuan IRT pingsan di pinggir parit Probolinggo/Foto: Istimewa
Probolinggo -

Seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Probolinggo, ditemukan tergeletak tak sadarkan diri di parit area persawahan pada Rabu (8/4/2026) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, diduga menjadi korban kekerasan dan pelecehan seksual.

Korban diketahui bernama Yuliana (41), warga Desa Watestani, Kecamatan Nguling, Kabupaten Probolinggo. Saat ditemukan warga di Dusun Bulak, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Tongas, korban dalam kondisi tertimbun dedaunan.

Selain itu, korban hanya mengenakan daster motif batik yang sudah robek dan tidak memakai celana dalam. Pada tubuh korban juga ditemukan sejumlah luka, terutama di bagian belakang kepala dan pelipis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga yang menemukan korban langsung mengevakuasi korban ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Tongas untuk mendapatkan penanganan medis.

ADVERTISEMENT

Kepala Desa Watestani, Sofia, membenarkan bahwa korban merupakan warganya. Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui keluar rumah pada Selasa (7/4/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

"Korban keluar rumah sekitar jam 10 malam. Keluarga juga tidak mengetahui secara pasti tujuannya ke mana. Korban baru ditemukan warga pada Rabu pagi sekitar pukul 07.00 WIB," ujarnya.

Setelah kejadian tersebut, keluarga korban langsung melaporkan peristiwa ini ke Polsek Tongas.

Sementara itu, Kapolsek Tongas Kompol Ahmad Jayadi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut. Polisi juga telah mengajukan visum terhadap korban guna memastikan dugaan adanya kekerasan seksual.

"Sementara memang diduga ada kekerasan sebelum korban ditemukan, karena terdapat luka di kepala bagian belakang dan sekitar mata. Namun untuk dugaan kekerasan seksual masih dalam penyelidikan," tegasnya.

Polisi juga menyatakan identitas korban sudah dipastikan dan saat ini masih menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit.

Dalam proses penyelidikan, polisi juga telah meminta keterangan dari suami korban, Nasuri (52), guna membantu mengungkap kronologi kejadian.

Hingga kini, polisi masih terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa yang menimpa korban.



(irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads