Begini Modus Tukang Pentol di Gresik Cabuli Pemuda di Toilet Masjid

Begini Modus Tukang Pentol di Gresik Cabuli Pemuda di Toilet Masjid

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Senin, 06 Apr 2026 22:45 WIB
Polisi menggelandang pelaku ke Rutan
Polisi menggelandang pelaku ke Rutan (Foto: Jemmi Purwodianto/ detikjatim)
Gresik -

AR, penjual pentol diringkus Sat Reskrim Polres Gresik usai mencabuli remaja 13 tahun di toilet masjid Agung Gresik. Pria 45 tahun warga Gresik itu mengaku telah melakukan aksinya sebanyak 2 kali.

"Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku perbuatan cabul itu ternyata sudah dilakukan dua kali," kata Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Senin (6/4/2026).

Ramadhan menambahkan pada aksinya yang pertama dilakukan pada pertengahan Maret 2026. Sedangkan aksinya yang kedua, dilakukan pada Jumat (3/4) dan dipergoki oleh warga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kedua aksi tersebut dilakukan di toilet masjid," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Ramadhan menjelaskan, untuk melancarkan aksinya, tersangka memanfaatkan kerentanan korban yang masih berusia 13 tahun. Pria tersebut mengaku nafsu dengan korban yang juga laki-laki.

"Mulanya korban mengajak korban ke warung kopi. Setelah di tengah perjalanan tersangka beralasan ingin ke toilet dan korban diminta untuk menemaninya. Setelah itu korban dicabuli. Korban diberikan uang oleh tersangka Rp 100 ribu," jelasnya.

Kini, AR telah ditahan di Rutan Mapolres Gresik guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tersangka dijerat Pasal 415 huruf b KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Sebelumnya, Kelakuan AR (45) sungguh bejat. Penjual pentol itu ditangkap Sat Reskrim Polres Gresik karena mencabuli remaja laki-laki. Yang bikin orang makin geram, perbuatan laknat itu dilakukan di toilet Masjid Agung Gresik.

"Yang bersangkutan (AR) sudah kami amankan dan sudah kami tetapkan sebagai tersangka," tegas Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya dikonfirmasi detikJatim, Minggu (5/4/2026).

Arya mengungkapkan, pencabulan itu terjadi pada Jumat (3/4) sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, korban baru selesai mengaji di pondok. AR kemudian mengajak ngopi remaja berusia 13 tahun tersebut. Dia menjemput korban dengan motor Yamaha Mio bernopol W 5541 FG.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads