Kasus dukun cabul berinisial KS alias Jolowos (40) di Magetan semakin menguak sisi gelap yang mengejutkan. Tak hanya mencabuli korban dengan modus pengobatan, pelaku kini diduga juga terlibat praktik menjual korban kepada pria lain.
Pengembangan kasus oleh polisi mengungkap dugaan kejahatan yang lebih luas dari sekadar pencabulan. Aparat kini memburu kemungkinan adanya jaringan hingga korban lain yang belum terungkap.
Berikut sejumlah fakta-faktanya:
1. Diduga Jual Korban ke Teman Sendiri
Fakta terbaru mengungkap Jolowos tak hanya melakukan pencabulan, tetapi juga diduga menawarkan korban kepada pria lain yang merupakan temannya sendiri, sehingga memperluas dugaan kejahatan ke arah eksploitasi seksual.
Praktik ini terungkap dari hasil pengembangan penyelidikan polisi yang kini terus menelusuri pola dan kemungkinan adanya korban tambahan dalam lingkaran pelaku.
"Pelaku selain mencabuli istri pasien ternyata juga menjual korban ke lelaki hidung belang yang merupakan temannya sendiri," ujar Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa kepada detikJatim, Jumat (3/4).
2. Polisi Dalami Dugaan Perdagangan Orang
Polisi saat ini masih mendalami dugaan adanya transaksi dalam praktik tersebut, termasuk menelusuri nominal yang terlibat serta kemungkinan adanya pihak lain yang turut menerima tawaran korban.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan apakah kasus ini berdiri sendiri atau menjadi bagian dari jaringan yang lebih luas.
"Terkait teman pelaku yang ditawari korban, kami masih mendalami berapa nominal transaksinya dan apakah ada korban lain yang terlibat," jelas Erik.
3. Modus Berkedok Pengobatan Nonmedis
Aksi bejat ini bermula saat korban dalam kondisi rentan karena suaminya sakit, lalu pelaku masuk dengan menawarkan pengobatan alternatif berupa pijat dan air doa yang diklaim mampu menyembuhkan.
Dari situ, pelaku membangun kepercayaan korban hingga akhirnya leluasa menjalankan aksinya.
Simak Video "Video: Unik! Wayang Cangkem Pakai Suara Mulut buat Pengganti Gamelan"
(hil/hil)