Polisi menyita sejumlah barang bukti dari lokasi penemuan mayat ibu dan dan putrinya, SY (36) dan NCQ (5) di bekas asrama polisi (aspol), Jombang. Mulai dari korek api, satu botol Pertalite, hingga satu botol cairan pembersihan porselen.
Jasad SY dan NCQ ditemukan di dalam kolam bekas aspol, Dusun/Desa Rejoagung, Ploso, Jombang. Posisi ibu dan anak ini menyamping dengan kedua lutut mereka tertekuk. Tubuh keduanya bekas dibakar sehingga terlihat tanpa busana.
Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander menjelaskan, dari hasil olah TKP, pihaknya menemukan sejumlah barang bukti. Salah satunya sepeda motor Yamaha Vega nopol AG 5053 WO.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Motor bebek warna hitam ini berada di pintu masuk bekas aspol. Sedangkan kuncinya di bawah mayat korban. Menurut Dimas, sepeda motor tersebut dipastikan milik korban. Sebab pihaknya telah mencocokkan dengan bukti kepemilikan kendaraan dari suami korban, NY (38).
"Sepeda motor di TKP betul milik jenazah karena sudah dibuktikan dengan surat-surat kendaraan oleh suaminya," jelasnya kepada wartawan di Mapolres Jombang, Jalan KH Wahid Hasyim, Kamis (26/2/2026).
Barang bukti lain yang ditemukan di TKP, kata Dimas, yakni 1 botol berisi Pertalite, korek api, satu botol cairan pembersih porselen warna hijau yang tersisa sekitar 80%, sisa-sisa pakaian korban yang terbakar, serta sandal korban.
Sedangkan hasil autopsi mengungkap waktu kematian SY dan NCQ antara 48 sampai 100 jam, atau sekitar 2 sampai 5 hari sebelum jenazah ditemukan. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan benda tumpul maupun benda tajam di jasad ibu dan anak tersebut.
"Kesimpulan dokter forensik, kematian diakibatkan mati lemas karena menghirup asap dan adanya luka bakar di area kulit. Mereka meninggal di TKP (bekas aspol) karena mati lemas, terbakarnya dalam kondisi masih hidup," terangnya.
Tidak hanya itu, kata Dimas, terdapat luka melepuh pada pipi NCQ. Sedangkan tenggorokan dan organ dalam SY mengalami kerusakan. Menurut dokter forensik, luka dan kerusakan itu akibat zat kimia basa kuat.
"Menurut dokter forensik karena interaksi dengan zat kimia basa kuat. (Akibat pembersih porselen?) Harus uji laboratorium untuk memastikan akibat itu," tandasnya.
Sebelumnya, mayat ibu dan anak ini ditemukan warga di bekas bangunan aspol pada Rabu (25/2) siang sekitar pukul 14.00 WIB. Kedua jasad ini diduga kuat bekas terbakar. Kondisinya juga tanpa busana.
Sedangkan sepeda motor Yamaha Vega nopol AG 5053 WO ditemukan di dekatnya. Motor bebek warna hitam ini berada di pintu masuk bekas aspol. Dari sinilah terungkap kalau jasad ini ibu dan anak ini asal Kecamatan Gondang, Nganjuk.
