Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Kesedihan masih menyelimuti rumah duka ibu dan anak asal Nganjuk yang ditemukan tewas di bekas asrama polisi Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Jombang. Ibu dan anak yang tewas itu berinisial SY (36) dan putrinya NCQ (5).
SY dan NCQ tercatat warga Kecamatan Gondang, Nganjuk. Kedua jenazah telah dimakamkan di TPU setempat pada Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SY meninggalkan suaminya, NY (38) dan anak pertamanya yang masih SMP. Keluarga menyebut SY tidak pamit ketika pergi membawa anak bungsunya pada Selasa (24/2/2026) selepas subuh.
"Tanggal 24 itu (SY) keluar dari pagi. Dia nggak pamit ke saya, sama suaminya," ungkap Suwarti (58), ibu mertua SY.
Suwarti mengatakan bahwa NY sempat ke Polsek Gondang pada malam hari untuk membuat pengaduan bahwa istri dan anaknya tak kunjung pulang.
"Kemudian balik lagi pagi harinya, untuk membuat laporan polisi. Baru dimintai keterangan, anak saya (NY) mendapat kabar dari Jombang itu. Sehingga langsung berangkat ke sana," bebernya.
Suwarti menceritakan bahwa SY memang orang yang pendiam. Keluarga sendiri mengaku tidak tahu apakah sebelumnya SY memang mendapatkan masalah atau bagaimana.
"Dia memang pendiam. Jadi saya juga tidak tahu, apakah sebelumnya ada masalah atau tidak," ungkap Suwarti (58), ibu mertua SY, Kamis (26/2/2026).
Suwarti mengaku kaget dengan kabar meninggalnya menantu dan cucunya tersebut.
"Saya kaget, kok bisa seperti ini. Apalagi dia bawa anaknya yang kecil," tuturnya.
Selain berita di media sosial, keluarga baru tahu secara pasti bahwa SY meninggal setelah polisi datang ke rumah mereka.
"Polisi datang ke rumah ngabarin, akhirnya kami disuruh ngecek ke Jombang sana," tuturnya.
Kasus itu masih dalam penyelidikan mendalam oleh Satreskrim Polres Jombang. Dugaan sementara, korban bunuh diri mengajak anaknya.
(auh/dpe)











































