Polisi Dalami Dugaan Pelecehan Fisik oleh Gus Idris

Polisi Dalami Dugaan Pelecehan Fisik oleh Gus Idris

Muhammad Aminudin - detikJatim
Kamis, 12 Feb 2026 19:15 WIB
Gus Idris saat menyampaikan klarifikasi tentang kabar viral dugaan pelecehan seksual berkedok konten YouTube Sumpang Pocong.
Gus Idris saat menyampaikan klarifikasi tentang kabar viral dugaan pelecehan seksual berkedok konten YouTube Sumpang Pocong. (Foto: tangkapan layar/dok. @gusidrisofficial)
Malang -

Konten kreator sekaligus pendakwah Idris Al-Marbawy atau Gus Idris resmi dilaporkan ke Polres Malang atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS). Saat ini, penyidik masih mendalami keterangan korban dan saksi, termasuk dugaan adanya pelecehan fisik.

Kasat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Malang AKP Yulistiana Sri Iriana membenarkan adanya laporan tersebut. Polisi kini fokus mengumpulkan bukti dan menyusun rangkaian peristiwa dari sejumlah keterangan yang telah diperoleh.

Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Malang telah meminta keterangan lima orang, mereka adalah saksi dan juga korban. Terkait bentuk dugaan pelecehan, Yulistiana menyatakan, pihaknya tengah mendalami adanya pelecehan fisik terhadap korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Disampaikan korban, ada pelecehan, verbal ada saat syuting konten, lokasinya di Kabupaten Malang. Kita masih gali, bentuk pelecehan fisik juga masih kita cari," kata Yulistiana saat ditemui detikJatim, Kamis (12/2/2026).

Yulistiana menambahkan, pihaknya harus melakukan jemput bola untuk bisa menggali keterangan para korban dan saksi. Karena adanya peristiwa cukup memberikan dampak psikologis terhadap mereka.

ADVERTISEMENT

"Kami memahami kondisi korban, karena itu pemeriksaan tidak harus dilakukan di kantor," pungkasnya.

Seperti diberitakan, dugaan pelecehan menimpa sejumlah talent perempuan di Malang. Mereka awalnya dijebak melalui tawaran talent shooting yang ujungnya mengarah ke perbuatan asusila.

Peristiwa ini mengemuka, setelah salah seorang talent yang mengaku sebagai korban mencurahkan pengalaman pahit yang dialami. Curhatan itu viral di media sosial.

Dalam unggahannya, pemilik akun sovinovitav turut memberikan peringatan kepada para talent lain, khususnya perempuan agar berhati-hati, agar tidak terjebak dengan tawaran yang sama.

Lantaran unggahan itu, konten kreator sekaligus pendakwah Muhammad Idris Al-Marbawy atau Gus Idris mengaku siap mengikuti proses hukum. Gus Idris juga membantah telah melakukan perbuatan seperti yang dituduhkan itu.

"Kalau memang ada yang merasa keberatan dan melapor, Gus Idris siap. Kita akan sama-sama membuktikan kebenarannya," kata kuasa hukum Gus Idris, Guntur Abdi Wijaya kepada wartawan, Jumat (6/2/2026).

Menurut Guntur, Gus Idris disebut merupakan sosok yang mengikuti segala aturan yang memang diberlakukan. Pihaknya juga mengaku siap menghadapi jika ada pelaporan yang berkaitan dengan kliennya.

"Kalau memang ada apa-apa kita sudah siap. Dalam artian Gus Idris sendiri kan orangnya taat hukum, taat aturan," tuturnya.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads