Maling Helm Terjebak Bubaran Konser di Kota Malang Diduga Mahasiswa Sini

Maling Helm Terjebak Bubaran Konser di Kota Malang Diduga Mahasiswa Sini

Muhammad Aminudin - detikJatim
Selasa, 10 Feb 2026 19:00 WIB
Maling Helm Terjebak Bubaran Konser di Kota Malang Diduga Mahasiswa Sini
Pria yang diduga maling helm disoraki warga saat macet bubaran konser. (Foto: tangkapan layar)
Kota Malang -

Seorang pria dirujak warga karena diduga ketahuan saat mencuri helm di tengah macet bubaran konser di Kota Malang. Pria itu disebut mahasiswa salah satu kampus negeri di Kota Malang.

Peristiwa dugaan maling helm ini direkam video warga hingga viral di media sosial. Aksinya menuai sorotan dari warganet, salah satunya menyebutkan pemuda itu mahasiswa Politeknik Negeri Malang (Polinema) sekaligus calon presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).

"Halo admin kampus BEM Polinema, bagaimana pihak kampus menyikapi dan menindaklanjuti video viral di tiktok terkait adanya mahasiswa Polinema yg ketahuan melakukan tindakan pencurian helm? Mahasiswa berinisial RHM, Sistem Informasi Bisnis Akt 24, dan juga seorang calon Presma no urut 1," tulis warganet di akun Instagram BEM Polinema seperti dilihat detikJatim, Selasa (10/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warganet cukup menyayangkan jika peristiwa benar-benar terjadi. Karena menurut mereka, hal ini dianggap telah mencoreng nama baik kampus.

"Tentunya ini mencoreng nama besar Kampus Polinema. Apakah pihak kampus akan membiarkan begitu saja atau memberikan sanksi tegas terhadap mahasiswa dimaksud?" sambung pengirim.

ADVERTISEMENT

Menanggapi hal itu, Polinema mengaku tengah menerjunkan tim khusus untuk melakukan investigasi.

"Kami sedang menginvestigasi kejadian ini, ada tim yang sedang bekerja," Wakil Direktur Bidang III Polinema, Ir. Pipit Wahyu Nugroho saat dikonfirmasi, Selasa (10/2/2026).

Wahyu menegaskan, bahwa setiap pelanggaran yang dilakukan civitas Polinema memiliki konsekuensi hukum maupun sanksi institusional.

"Setiap pelanggaran yang dilakukan oleh sivitas akademika ada dampak hukumnya, termasuk sanksinya. Nanti kita lihat dulu hasil investigasi," tegasnya.

Saat ditanya apakah benar pemuda tersebut merupakan Capres BEM Polinema ?. Wahyu mengatakan, bahwa kepastian itu masih menunggu hasil investigasi tim yang sedang bekerja.

"Masih menunggu hasil investigasi (soal kebenaran terduga maling helm adalah Capres BEM Polinema)," pungkasnya




(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads