Waspada! Maling di Mojokerto Juga Bisa Embat Motor Keyless

Waspada! Maling di Mojokerto Juga Bisa Embat Motor Keyless

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Senin, 09 Feb 2026 23:15 WIB
Waspada! Maling di Mojokerto Juga Bisa Embat Motor Keyless
Curanmor di Mojokerto (Foto: Istimewa)
Mojokerto -

Menggunakan sepeda motor tanpa kunci (keyless) bukan berarti bisa memarkirnya sembarangan. Nyatanya, motor jenis ini masih bisa diembat maling.

Pengalaman pahit ini menimpa Mochammad Ardyansyah (23), warga Jalan Niaga 41, Kelurahan Sentanan, Kranggan, Kota Mojokerto. Ia kehilangan sepeda motornya, Honda PCX nopol S 5428 TL saat belanja di Alfamart Jalan Raya Desa Canggu, Jetis, Mojokerto dini hari tadi.

Pencurian motor keyless ini terekam CCTV minimarket tersebut. Staf Toko Alfamart, Yuda Dwi Putra (28) menjelaskan, korban datang sendirian dan memarkir sepeda motornya di halaman minimarket pukul 03.35 WIB. Korban masuk ke toko untuk membeli minuman dan makanan ringan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pukul 03.37 WIB, 2 pria datang mengendarai sepeda motor Honda BeAT hitam. Pelaku yang memakai jaket hitam dan helm biru turun, mengambil helm korban, lalu mendorong motor PCX milik korban. Sepeda motor matik warna merah itu didorong keluar ke Jalan Raya Desa Canggu mengarah ke utara.

ADVERTISEMENT

"Korban selesai belanja pukul 03.44 WIB, keluar toko, baru tahu motornya hilang. Kemudian dia tanya ke saya keberadaan motornya. Saya cek CCTV ternyata diambil 2 orang," jelasnya kepada detikJatim di lokasi pencurian, Senin (9/2/2026).

Selanjutnya, kata Yuda, korban meminta bantuannya untuk mengejar pelaku pukul 04.45 WIB. Ia membonceng korban menggunakan sepeda motornya ke arah utara, yakni sampai Desa Perning, Penompo dan sekitarnya. Namun, pencarian tersebut tak membuahkan hasil.

"Saat kami kembali, mampir untuk bertanya ke pedagang tahu tek. Pembelinya melihat ada dua orang yang mendorong motor merah ke arah utara. Namun, dia tak terlalu jelas melihat motor yang didorong jenis apa," ungkapnya.

Korban akhirnya menghubungi keluarganya agar dijemput di minimarket. Menurut Yuda, korban diantar keluarganya melapor ke Polsek Jetis. Sehingga pagi tadi sekitar pukul 06.30 WIB, polisi melakukan olah TKP dan menyita rekaman CCTV dari minimarket.

"(Motor keyless bisa dicuri) Karena saat diparkir tidak dikuci setir. Sehingga didorong oleh pelaku. Remot motor dibawa korban," terangnya.

Kasi Humas Polres Mojokerto Kota Ipda Jinarwan membenarkan Polsek Jetis telah menerima laporan pencurian motor PCX tersebut. Pihaknya bergerak cepat untuk mengidentifikasi para pelaku.

"Tim dari Polsek Jetis telah melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti dan memeriksa para saksi. Kasus ini dalam penyelidikan," ujarnya.

Jinarwan menambahkan, saat kejadian, Ardyansyah pulang dari bekerja di toko minuman Sari Jaya di Puri, Mojokerto sekitar pukul 03.00 WIB. Korban dalam perjalanan ke rumah temannya di Driyorejo, Gresik. Di tengah perjalanan, korban mampir membeli makanan ringan dan minuman di minimarket tersebut.

Menurutnya, kasus pencurian ini menjadi pelajaran bagi seluruh masyarakat. Sebab meskipun sepeda motor keyless tak bisa diparkir sembarangan. Ia mengimbau semua kendaraan diparkir di tempat aman dan dilengkapi kunci atau pengaman ganda.

"Dalam kasus ini, motor korban diparkir dalam kondisi tidak terkunci stir. Meskipun remotnya dibawa korban, pelaku membawa pergi dengan mendorong motor tersebut," tandasnya.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads