SR, pengedar sabu keliling di Jalan Bogen, Kecamatan Tambaksari kembali tertangkap. Meski keliling menjajakan sabu, tersangka sangat selektif memilih pembelinya.
Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Adik Agus Putrawan mengatakan SR merupakan residivis kasus narkoba pada 2011. Meski demikian, tersangka tak jera dan kembali menjual sabu-sabu dengna cara keliling.
"SR sudah 3 kali (keluar masuk penjara). Lalu pertama (jualan lagi) mulai bulan Desember 2025, Desember itu 1 gram, kedua bulan Desember sebanyak 3 gram, dan yang ketiga ini sekarang yang kemarin itu kita rilis itu, 30 butir. Jadi belum terlalu lama," kata Agus kepada detikJatim, Sabtu (31/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus menuturkan SR pun menerapkan sistem filter atau selektivitas pada pembelinya. Menurutnya, ada pula pembeli baru asal dengan rekomendasi dari pembeli lama.
"Ya kalau ini (pembeli baru) dia tetap pilih-pilih. Maksudnya yang kenal aja, yang, nggak kenal ya mungkin nggak dikasih," tuturnya.
"Jual ke mereka yang kenal aja. Yang kenal baru dikasih dagangannya. Kalau nggak kenal ya nggak (dilayani), nggak kayak yang di Jalan Kunti, kalau di Kunti kan setiap orang yang datang siapa aja ditawarin. Nah, itu kan bedanya. Jadi yang di sana (Jalan Bogen) itu sistemnya kemarin kita dalami bahwa pembeli (langganan) aja yang dilayani," imbuhnya.
Eks Kanit Reskrim Polsek Waru Sidoarjo itu menambahkan, selain menangkap pengedarnya, pihaknya juga mengamankan 3 pengguna masing-masing NH, BP, dan AF sedang nongkrong bersama. Seketika itu pihaknya mengamankannya dan tes urine.
"Ternyata mereka bilang sebelumnya, hari Kamis itu kalau nggak salah, hari Kamis itu mereka pakai ya di situ (secara terang-terangan)," ujarnya.
Agus menyatakan pihaknya akan lebih masif melakukan pencegahan dengan melakukan penyuluhan dan sosialisasi kepada warga, terutama remaja di kawasan Bogen Surabaya. Serta, melakukan deteksi dini pada warga yang terdampak narkotika.
"Penyuluhan anti narkoba, kita turunkan tim untuk ke sana. Baru kita nanti bisa deteksi siapa-siapa orangnya, kan gitu," tutupnya.
