Asal Pisau Mahasiswi Surabaya yang Tusuk Pacarnya gegara Selingkuh

Asal Pisau Mahasiswi Surabaya yang Tusuk Pacarnya gegara Selingkuh

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Kamis, 29 Jan 2026 15:30 WIB
(untuk ilustrasi fokus detikJateng)
Penusukan di Surabaya (Foto: Edy Wahyono/detikcom)
Surabaya -

Kasus penusukan yang melibatkan sepasang kekasih di kawasan Ketintang, Surabaya, terus didalami polisi. Aksi mahasiswi berinisial A (21) yang melukai kekasihnya, Z (21), diduga dipicu soal perselingkuhan.

Polisi masih menelusuri asal senjata tajam yang digunakan serta menunggu kedatangan keluarga korban dan pelaku.

Kapolsek Gayungan AKP Edo Damara Yudha mengatakan, kejadian tersebut bermula saat terduga pelaku mendatangi korban untuk menjenguk. Sebab, korban mengaku sedang tidak enak badan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, saat tiba di lokasi, korban tidak ditemukan di tempat. Pelaku pun menunggu hingga korban pulang. Setelah kembali, A langsung menanyakan keberadaan Z.

ADVERTISEMENT

"Saat itu ketahuan lewat chat di ponsel korban dan korban mengaku sudah berjalan dengan wanita lain," kata Edo, Kamis (29/1/2026).

Edo menjelaskan, korban dan pelaku sama-sama berstatus mahasiswa. Selain itu, korban juga memiliki pekerjaan sampingan sebagai penjaga kos.

"Korban itu jaga kosan. Iya kerja jaga kos, berantem di teras kos," ujarnya.

Kepada polisi, A mengaku sebelumnya sempat berbelanja kebutuhan kos bersama temannya. Termasuk membeli pisau yang kemudian digunakan untuk melukai Z.

"Sebelum datang, dia sempat belanja sama temannya untuk pindah kos. Iya itu (pisaunya) dibeli untuk keperluan kos, karena pelaku baru pindah kosan di Gubeng," imbuhnya.

Usai kejadian tersebut, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini. Termasuk menunggu kedatangan keluarga korban dan pelaku.

"Karena keluarga korban akan terbang dari Banjarmasin. korban masih di RS sampai betul-betul sehat, kondisi dari awal sadar, (teman pelaku yang ikut datang) jadi saksi," tuturnya.

Kepada detikJatim, Edo menegaskan hubungan keduanya telah terjalin cukup lama.

"Mereka putus nyambung. Kurang lebih 1,5 tahun," tutupnya.




(pfr/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads