Amuk Mahasiswi Surabaya Pukuli dan Tusuk Pacar gegara Diselingkuhi

Round Up

Amuk Mahasiswi Surabaya Pukuli dan Tusuk Pacar gegara Diselingkuhi

Amir Baihaqi - detikJatim
Rabu, 28 Jan 2026 09:00 WIB
The greatest fear, an intruder in the house.
Ilustrasi (Foto: iStock)
Surabaya -

Seorang mahasiswi di Surabaya nekat menganiaya dan menusuk mahasiswa sekaligus pacarnya sendiri. Pelaku kini telah diamankan di Mapolsek Gayungan.

Kapolsek Gayungan Kompol Edo Damara Yudha mengatakan peristiwa penganiayaan dan penusukan terjadi pada Senin (26/1) sekitar pukul 21.00 WIB.

"Lokasinyanya di Jalan Ketintang PTT Gang V Kecamatan Gayungan Surabaya," kata Edo, Rabu (27/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Edo menambahkan pelaku berinisial A (21) sedangkan korban Z (21). Keduanya diketahui merupakan pasangan kekasih. Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka memar dan tusuk.

ADVERTISEMENT

"Korban itu ada luka benda tumpul di kepala. Kemudian ada luka akibat pisau di lengan kiri atas," terang Edo.

Edo menjelaskan pelaku melakukan pemukulan pada korban beberapa kali, baik menggunakan benda tumpul. Sedangkan senjata tajam didapat pelaku dari membeli.

Senjata tajam tersebut digunakan pelaku melukai korban hingga mengalami luka gores 5 cm dan sajam bukan menancap melainkan merobek tangan kirinya.

"Kalau pemukulan ada 2 luka ini, dua luka benda tumpul," ujarnya.

Polisi dengan 3 balok di pundaknya itu menegaskan aksi tersebut sempat menggegerkan warga sekitar. Usai kejadian, korban dievakuasi ke RS RS Bhakti Rahayu Surabaya.

Hingga kini, polisi tengah mendalami kasus tersebut. Serta mengamankan terduga pelaku di Polsek Gayungan. "Sampai saat ini, terduga pelaku masih kami amankan di Mako Polsek Gayungan, Mas," tuturnya.

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Edo, pelaku tega memukuli dan menusuk korban karena sakit hati diselingkuhi. Pasalnya pelaku memergoki korban yang mengaku sakit namun malah kencan dengan perempuan lain.

"Nah, kemudian saat pelaku sampai di tempat tinggal korban, ternyata korban tidak ada di tempat. Nah, kemudian saat korban kembali, langsung diinterogasi, HP-nya korban diambil sama pelaku (A), kemudian diinterogasi dan akhirnya ditemukan chat," ujarnya.

"Kemudian setelah ditemukan chat, korban mengaku bahwasanya habis jalan dengan teman wanita. Dan setelah itu dari pelaku langsung emosi," imbuh dia.



(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads