Temuan Polisi Saat Olah TKP Rumah Dibakar Kekasih di Tulungagung

Temuan Polisi Saat Olah TKP Rumah Dibakar Kekasih di Tulungagung

Adhar Muttaqin - detikJatim
Minggu, 11 Jan 2026 09:58 WIB
Rumah di Tulungagung dibakar pria yang diduga cemburu
Rumah di Tulungagung dibakar pria yang diduga cemburu/Foto: Adhar Muttaqin/detikJatim
Tulungagung -

Polisi menemukan sisa bahan bakar minyak (BBM) saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus pembakaran rumah warga di Tulungagung. Temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa kebakaran dilakukan secara sengaja oleh pelaku yang diduga kekasih pemilik rumah.

Kapolsek Sumbergempol AKP Mohammad Anshori mengatakan, pihaknya langsung melakukan olah TKP usai menerima laporan adanya pembakaran rumah.

"Tadi saat dilakukan olah TKP kami menemukan sisa BBM yang diduga digunakan untuk membakar rumah tersebut," ujar AKP M Anshori, Minggu (11/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Ia mengatakan, rumah yang dibakar adalah milik HI di Dusun Sadeng, Desa Sambijajar, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung. Pembakaran terjadi pada Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.

"Kejadiannya sekitar pukul 03.30 WIB. Awalnya itu pelaku E warga Kecamatan Ngunut mendatangi rumah korban dengan mengendarai mobil," katanya.

Setibanya di lokasi, pelaku langsung menghampiri rumah korban dan melakukan perusakan dengan memecahkan kaca jendela bagian depan. Setelah itu, pelaku sempat menuju warung kopi di depan rumah korban dan memberitahukan bahwa dirinya akan membakar rumah tersebut.

Tak lama berselang, pelaku kembali ke rumah korban dan melakukan aksi pembakaran. Pelaku diduga menyiramkan bensin lalu menyulutnya menggunakan korek api hingga api cepat membesar dan melalap rumah korban.

Peristiwa tersebut langsung dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung serta kepolisian setempat untuk dilakukan proses pemadaman dan penanganan lebih lanjut.

Saat disinggung terkait motif pembakaran, Anshori menyebut kuat dugaan peristiwa tersebut dilatarbelakangi persoalan pribadi antara pelaku dan korban.

"Kemungkinan ada permasalahan pribadi antara pelaku dengan korban," jelasnya.

Sementara itu, Kasi Operasi dan Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung, Bambang Pidekso, mengatakan proses pemadaman sempat terkendala karena jaringan listrik di sekitar lokasi masih menyala.

"Jadi kami harus menunggu pemutusan aliran listrik terlebih dahulu. Tapi saat ini sudah berhasil kami padamkan," kata Bambang.

Saat kejadian, pemilik rumah diketahui tidak berada di lokasi. Namun di dalam rumah terdapat seorang anak asuh korban. "Alhamdulillah anaknya tadi berhasil menyelamatkan diri," jelasnya.

Bambang menambahkan, berdasarkan keterangan warga sekitar, aksi pembakaran tersebut diduga berlatar belakang asmara.

"Jadi dari keterangan warga, pemilik rumah ini punya pacar dan cemburu, kemudian marah dan membakar rumah," imbuhnya.



(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads