Dishub Minta Penumpang Lapor Helper Jika Alami Pelecehan di Suroboyo Bus

Dishub Minta Penumpang Lapor Helper Jika Alami Pelecehan di Suroboyo Bus

Esti Widiyana - detikJatim
Jumat, 09 Jan 2026 16:15 WIB
Suroboyo Bus
Suroboyo Bus/Foto: Esti Widiyana/detikJatim
Surabaya -

Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya meminta penumpang Suroboyo Bus untuk segera melapor kepada helper jika mengalami pelecehan atau tindak kejahatan lain di dalam bus. Imbauan ini disampaikan menyusul kasus dugaan pelecehan terhadap siswi SMP oleh penumpang pria.

Kepala Dishub Surabaya Trio Wahyu Bowo menegaskan, pihaknya tidak ingin kejadian serupa kembali terulang di transportasi umum. Oleh karena itu, ia meminta korban atau saksi tidak ragu melapor langsung kepada petugas di dalam bus.

"Silakan kalau terjadi di dalam unit, kami ada helper silakan laporkan kami langsung tindak lanjut. Kami banyak menyelesaikan hal-hal seperti itu," kata Trio, Jumat (9/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Trio juga mengimbau penumpang perempuan untuk menempati kursi khusus perempuan yang telah disediakan. Jika kursi tersebut penuh, penumpang perempuan disarankan berdiri di dekat kursi dan tidak berada terlalu jauh di bagian belakang bus.

ADVERTISEMENT

Ia juga mengingatkan seluruh warga Surabaya agar saling menghormati saat menggunakan transportasi umum dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.

"Kami sosialisasikan terus masuk penumpang dari pintu depan, keluar lewat belakang," ujarnya.

Sebelumnya, seorang siswi SMP diduga mengalami pelecehan di dalam Suroboyo Bus pada Rabu (7/1). Terduga pelaku telah diamankan dan dibawa ke Polsek Genteng.

Peristiwa tersebut diketahui saat korban bersama ibunya turun di halte bus Jalan Urip Sumoharjo sekitar pukul 15.30 WIB. Korban terlihat ketakutan dan menangis hingga menarik perhatian warga sekitar.

Melihat kondisi tersebut, terduga pelaku sempat melarikan diri ke sebuah gang setelah ditunjuk oleh ibu korban. Namun, gang tersebut buntu sehingga pelaku tidak bisa melarikan diri dan akhirnya dikepung warga. Terduga pelaku kemudian dibawa kembali ke halte, dimintai keterangan, lalu diserahkan kepada polisi.

"Terduga pelaku itu masuk naik (dari) TIJ (Terminal Intermoda Joyoboyo) pukul 16.03 WIB turun di Jalan Urip Sumoharjo pukul 16.31 WIB tapi dari gambarnya ini karena filmnya (rekamannya) panjang kami hanya melihat ketika terjadi tindakan itu enggak kelihatan," pungkas Trio.

Dalam rekaman CCTV Suroboyo Bus, hanya terlihat posisi terduga pelaku dan korban sama-sama berdiri. Namun, tidak terekam secara jelas tindakan dugaan pelecehan.




(esw/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads