Kakek di Sidoarjo Diduga Cabuli Anak Nyaris Diamuk Massa

Kakek di Sidoarjo Diduga Cabuli Anak Nyaris Diamuk Massa

Suparno - detikJatim
Rabu, 07 Jan 2026 15:15 WIB
Kakek di Sidoarjo Diduga Cabuli Anak Nyaris Diamuk Massa
Kakek di Sidoarjo yang diduga mencabuli seorang anak diamankan dari amukan massa yang hendak main hakim sendiri. (Foto: tangkapan layar)
Sidoarjo -

Seorang kakek bernama Mukminin (59) diamankan jajaran Polsek Tulangan karena diduga telah mencabuli anak di bawah umur. Penangkapan dilakukan di Balai Desa Medalem, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo pada Selasa malam (6/1).

Saat proses pengamanan berlangsung, situasi sempat memanas karena ratusan warga mendatangi balai desa setelah mengetahui korban masih berusia anak-anak. Aparat kepolisian bersama perangkat desa melakukan pengamanan ketat guna mencegah terjadinya amuk massa.

Kapolsek Tulangan AKP Rizki Arif membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ia mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami dapat laporan dari warga soal dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Setelah itu, anggota langsung menuju Balai Desa Medalem untuk mengamankan terduga pelaku karena situasi saat itu tidak kondusif," ujar Rizki, Rabu (7/1/2026).

Menurut Rizki, ratusan warga telah berkumpul di balai desa dan berupaya menghajar terduga pelaku. Beruntung polisi berhasil mengamankan M dan mengevakuasinya ke Polresta Sidoarjo untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

ADVERTISEMENT

"Saat di balai desa, warga sangat emosi. Kami bersyukur pelaku bisa segera diamankan dan dipindahkan ke Polresta Sidoarjo untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut," ucapnya.

Hingga saat ini, sedikitnya tiga korban telah melaporkan kejadian tersebut secara resmi kepada pihak kepolisian. Salah satu korban diketahui merupakan warga Mojokerto yang sebelumnya tinggal di sekitar rumah terduga pelaku.

Dari hasil pengembangan sementara, polisi menduga jumlah korban lebih dari 3 orang dengan mayoritas masih berstatus pelajar sekolah dasar. Dugaan itu diperkuat dengan temuan data foto-foto yang tersimpan di ponsel milik terduga pelaku.

Perwakilan keluarga korban menyampaikan bahwa terduga pelaku telah sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Polisi mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan penanganan perkara ini kepada aparat penegak hukum.

"Kami meminta masyarakat tidak main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian," tegas Rizki.

Kasus ini masih dalam penanganan intensif oleh penyidik Polresta Sidoarjo demi mengungkap kemungkinan adanya korban lain.




(auh/dpe)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads