Polres Lumajag mengumumkan hasil autopsi tersangka kasus pencurian hewan (curhewan) berinisial RH. Warga Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung itu meninggal setelah diamankan pihak kepolisian.
Autopsi tersangka dilakukan di RSUD dr. Hariyoto Lumajang pada Senin (13/10) oleh tim forensik Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang.
Ketua tim autopsi, dr. Deka Bagus Binarsa, SpFM, menjelaskan bahwa penyebab kematian tersangka bukan disebabkan oleh luka fisik, melainkan akibat masuknya cairan asam lambung ke saluran pernapasan dan menjadi penyebab kematian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari hasil autopsi, kami menemukan cairan asam dalam jumlah cukup banyak di saluran pencernaan, terutama di area lambung ujar Ketua Tim outopsi dr. Deka Bagus, kepada detikjatim Senin (13/10/2025).
dr. Deka juga menegaskan bahwa memang terdapat sejumlah luka di tubuh tersangka, namun luka-luka tersebut tidak berpengaruh terhadap penyebab kematian.
"Memang ada luka tapi bukan menjadi penyebab Kematian" pungkas dr Deka.
Sebelumnya, puluhan warga mendobrak pintu gerbang Mapolres Lumajang dan memaksa masuk ke dalam. Mereka juga melempari Mapolres Lumajang dengan batu.
Akibat penyerangan ini, Mapolres Lumajang mengalami kerusakan pada bagian portal gerbang, lantai depan, dan neon box.
Saat ini, situasi di Mapolres Lumajang berangsung kondusif dengan puluhan petugas kepolisian masih melakukan penjagaan di sekitar Mapolres Lumajang.
(auh/abq)











































