Pria di Gresik Babak Belur Usai HP yang Dijual Tidak Laku, ini Penyebabnya

Pria di Gresik Babak Belur Usai HP yang Dijual Tidak Laku, ini Penyebabnya

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Rabu, 30 Nov 2022 14:33 WIB
Barang bukti pencurian elpiji dan cerme yang disita di Mapolsek Cerme
Barang bukti pencurian elpiji dan cerme yang disita di Mapolsek Cerme. (Foto: Jemmi Purwodianto/detikJatim)
Gresik -

Seorang pria babak belur dihajar massa di Kandangan, Cerme, Gresik karena ketahuan mencuri elpiji dan minyak goreng di sebuah warung. Kepada polisi pria itu mengaku putus asa karena sebelumnya menjual HP untuk memenuhi kebutuhan keluarga tapi tidak laku.

Pria itu bernama Choirul Anam (27) warga Prambon, Sidoarjo. Dia kepergok warga saat berusaha mencuri sebuah tabung elpiji dan satu kardus berisi 7 kemasan minyak goreng.

"Iya benar, kejadiannya Senin (28/11) kemarin. Sekitar pukul 17.30 WIB," kata Kapolsek Cerme AKP Mushiram kepada detikJatim, Rabu (30/11/2022).

Mushiram mengatakan bahwa pelaku mengaku hari itu pamit kepada keluarganya hendak menjual handphone di wilayah Cerme. Ia memang sedang menganggur dan sedang butuh uang. Namun, meski sudah menawarkan ke sejumlah tempat, HP miliknya tak juga laku.

"Saat itu pelaku ini berhenti di warung milik korban. Karena takut tak membawa uang saat pulang, pelaku nekat mencuri di warung itu. Memang keadaan warung saat itu sepi," ujar Mushiram.

Saat Choirul sudah berada di dalam warung dan sudah bersiap membawa kabur elpiji dan minyak goreng tiba-tiba saja pemilik warung keluar. Pemilik warung pun menginterogasi pelaku di warung itu.

"Karena lokasinya di pinggir jalan, banyak pengendara motor yang berhenti untuk melihat. Mungkin karena sudah gregeten, jadi mereka langsung menghajar pelaku," kata Mushiram.

Beruntung anggota Polsek Cerme yang sedang patroli segera datang ke lokasi dan mengamankan pelaku. Petugas mengamankan pelaku dan membawanya ke Puskesmas agar mendapat perawatan hingga membawanya ke Polsek untuk diperiksa.

"Ini akan diambil langkah RJ (Restorative Justice). Sebab, selain korban tidak menuntut, kerugian pencurian kurang dari Rp 500 ribu. Kami sudah amankan barang bukti berupa 1 tabung LPG 3 KG dan 7 bungkus minyak goreng 2 liter," pungkas Mushiram.



Simak Video "Feni Rose Tolak Lakukan Restorative Justice dengan Deolipa Yumara"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)