Kasus curanmor masih terjadi di sejumlah wilayah di Surabaya. Di bulan Oktober ada 51 laporan kasus curanmor.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana mengatakan dari 51 laporan kasus curanmor, dominasinya adalah kendaraan roda 2. Dari beberapa kasus yang sudah diungkap, rata-rata pelaku adalah pelaku lama atau residivis.
"Beberapa residivis semua," kata Mirzal kepada detikJatim, Senin (31/10/2022).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mirzal menambahkan para residivis tersebut dipenjara dalam kasus yang sama yakni curanmor. Sekeluar dari penjara, para pelaku ini tidak kapok. Mereka kembali lagi melakukan aksi curanmor.
"Kasus yang sama," ujar Mirzal.
Mirzal menambahkan modus dominan dari kasus curanmor di Surabaya adalah penggunaan kunci T untuk merusak rumah kunci. Dengan kunci T ini, aksi curanmor dapat dilakukan hanya dalam beberapa detik saja.
"Merusak rumah kunci dengan kunci T" tandas Mirzal.
(dnp/iwd)