Keterlaluan! Komplotan Maling Ini Spesialis Curi Motor di Masjid

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Selasa, 04 Okt 2022 10:48 WIB
Komplotan Maling Ini Gemar Curi Motor Jemaah Salat di Masjid Jombang
Spesialis pencuri motor di masjid ditangkap (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Jombang -

Ulah komplotan maling di Jombang ini sudah keterlaluan. Karena mereka gemar mencuri sepeda motor di halaman masjid Kabupaten Jombang. Komplotan ini beraksi ketika jemaah sedang khusyuk menunaikan salat.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Giadi Nugraha mengatakan komplotan maling ini berjumlah 3 orang. Yaitu Sumariono (37) dan Bambang Edi Susanto (36), keduanya warga Desa Manyaran, Banyakan, Kediri, serta Budi Santoso (38), warga Desa Cangkringrandu, Perak, Jombang.

"Masyarakat yang sedang salat di masjid dimanfaatkan pelaku untuk mencuri sepeda motor di masjid," kata Giadi di Mapolres Jombang, Jalan KH Wahid Hasyim, Selasa (4/10/2022).

Giadi menjelaskan komplotan pencuri itu sudah beraksi 4 kali di Kabupaten Jombang. Pertama di Masjid Desa Wangkalkepuh, Kecamatan Gudo pada 26 Juli 2022 sekitar pukul 04.40 WIB. Ketika itu mereka berhasil mencuri sepeda motor Honda BeAT warna merah putih.

Kedua di halaman Masjid Al Mubin Desa Jabon, Kecamatan Jombang pada 15 September 2022 sekitar pukul 18.00 WIB. Sumariono dan kawan-kawan berhasil mencuri sepeda motor Yamaha Mio warna putih milik jemaah yang menunaikan salat magrib.

Ketiga di Masjid Al Huda Desa Kwaron, Kecamatan Diwek pada 18 September 2022 sekitar pukul 04.30 WIB. Ketika itu mereka berhasil membawa kabur sepeda motor Honda Vario milik jemaah salat subuh di masjid tersebut.

Sedangkan dalam aksinya yang terakhir, komplotan maling ini mencuri sepeda motor milik Marbot Masjid As Suhada' di Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang pada 19 Agustus 2022 sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, korban Moch Zain Maarif sedang menunaikan salat isya.

"Pelaku menggunakan kunci T untuk merusak kontak dan menghidupkan mesin sepeda motor para korban," jelasnya.

Sumariono dan kawan-kawan akhirnya diringkus polisi sehingga tidak lagi bisa berulah. Petugas juga menyita barang bukti sepeda motor Honda BeAT warna hitam nopol W 3902 OE, sepeda motor Honda BeAT warna putih nopol AG 6866 AY, serta 1 kunci T.

"Para pelaku kami jerat dengan pasal 363 ayat (1) ke 4e dan 5e KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan," tegas Giadi.

Kepada wartawan, Sumariono mengakui perbuatannya mencuri sepeda motor di 4 masjid. Sepeda motor hasil curian ia jual melalui medsos dengan harga Rp 1-1,5 juta per unit.

"Tidak tentu harganya, kadang Rp 1 juta, kadang Rp 1,5 juta. Dipakai kebutuhan keluarga," tandasnya.



Simak Video "Akhir Pelarian Ayah di Jombang Usai Tabrak Lari Anak Sendiri"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/fat)