Putri Candrawathi Ditahan, Mahfud Md: Kapolri Serius Menangani Ini

Kabar Nasional

Putri Candrawathi Ditahan, Mahfud Md: Kapolri Serius Menangani Ini

Tim detikNews - detikJatim
Sabtu, 01 Okt 2022 16:45 WIB
Menko Polhukam Mahfud Md
Menko Polhukam Mahfud Md (Foto: Esti Widiyana/detikJatim)
Surabaya -

Polri akhirnya menahan Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo yang berstatus tersangka pembunuhan Brigadir Yosua. Menko Polhukam Mahfud Md menyebut Kapolri Jenderal Listyo Sigit sudah tepat.

Mahfud mengatakan, dalam regulasi sebetulnya penahanan dilakukan setelah pelimpahan berkas. Namun, dalam hal ini, Kapolri menahan untuk mempermudah proses selanjutnya.

"Masyarakat mengatakan kok tidak ditahan? Sudah ditahan. Karena, sebenarnya penahanan itu bisa dilakukan besok saat penyerahan barang bukti dan tersangka, baru ditahan. Tapi ini sudah ditahan duluan agar mempermudah," kata Mahfud di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur seperti dilansir dari detikNews, Sabtu (1/10/2022).

Mahfud mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk keseriusan Polri dalam mengusut kasus kematian Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

"Saya kira sampai saat ini Kapolri serius menangani ini. Tidak ada hal yang mencurigakan atau apa pun," ujarnya.

Selain itu, proses pelimpahan perkara tahap II ke Kejaksaan Agung (Kejagung), yang rencananya akan dilakukan pekan depan, bisa menjawab keraguan masyarakat di kasus tersebut. Dia menekankan Kapolri sudah serius sejak awal, termasuk mengungkap kasus yang awalnya tembak-menembak menjadi pembunuhan berencana.

"Di tengah masyarakat ini kan masih ada semacam keraguan yang itu disebarkan seakan-akan Polri nggak serius. Kalau Saudara lihat, Kapolri itu sudah sangat serius loh. Sejak awal menanggapi seruan masyarakat, memeriksa, membalik situasi dari tembak-menembak jadi menembak itu kan," kata dia.

"Kuncinya ada di Kapolri dan itu semua terjadi. Sekarang dijanjikan perkara itu akan segera P21, sekarang betul-betul P21," imbuhnya.



Simak Video "Tangis Putri & Sambo Disebut-sebut di Sidang Pembunuhan Yosua"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)