Akhir Misteri Kematian Mahasiswi Unej yang Ternyata Meninggal Wajar

Akhir Misteri Kematian Mahasiswi Unej yang Ternyata Meninggal Wajar

Tim detikJatim - detikJatim
Kamis, 29 Sep 2022 06:03 WIB
pers conference kematian mahasiswi unej
Polisi menutup kasus ini karena kematian mahasiswi Unej dinilai wajar (Foto: Yakub Mulyono)
Jember -

Teka-teki kematian mahasiswi Universitas Jember (Unej) Putri Pujiarti (20) akhirnya terungkap. Dokter forensik menyebut kematian mahasiswi asal Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong itu karena sakit.

"Kesimpulannya, sesuai pemeriksaan dalam memang lebih mengarah pada korban meninggal karena suatu penyakit," kata Dokter Spesialis Forensik dan Medikolegal RSD dr. Soebandi Jember, dr. Muhammad Afiful Jauhani, saat konferensi pers di Mapolres Jember, Rabu (28/9/2022).

Afif tidak mengungkapkan penyakit apa yang menyebabkan kematian korban. Karena hal itu berkaitan kode etik jabatan sebagai dokter.

Dia menjelaskan, kesimpulan penyebab kematian korban berdasar pemeriksaan tubuh luar dan organ dalam. Yakni melalui visum dan autopsi.

"Untuk mengetahui penyebab kematian korban, memang benar kami sudah melakukan proses visum, yakni pemeriksaan luar (tubuh korban), dan lanjut (bagian organ) dalam," kata Afif.

Dalam proses visum, kata Afif, pihak kelurga ikut mendampingi. Yakni ibu dan kakak korban.

"Dari ibu korban, dan juga menyusul kemudian kakak kandungnya. Yang dari hasil pemeriksaan visum, yang juga kami sampaikan ke kepolisian, pada tubuh bagian luar korban tidak ditemukan adanya luka atau pun tanda-tanda kekerasan," jelasnya.

"Kemudian saat dilakukan pemeriksaan bagian dalam, kami juga lakukan pemeriksaan penunjang. Diantaranya, kami melakukan pemeriksaan patologi anatomi dan pemeriksaan toksikologi forensik," sambungnya.

Tujuannya, untuk mengetahui kelainan secara mikroskopis. Sehingga dapat mengetahui apakah ada penyebab kematian korban dari bagian dalam organ tubuhnya.

"Kemudian untuk (pemeriksaan) toksikologi forensik, untuk mengetahui apakah ada atau tidaknya, zat yang seharusnya tidak ada dalam tubuh yang itu juga dapat menyebabkan kematian," ulasnya.



Simak Video "Warga Pesisir Jembrana Dihebohkan Penemuan Kerangka Manusia"
[Gambas:Video 20detik]