6 Orang Jadi Tersangka Penyerangan Konvoi Perguruan Silat di Trenggalek

Tim detikJatim - detikJatim
Senin, 26 Sep 2022 22:00 WIB
Remaja dan motor yang diamankan usai menyerang konvoi pesilat di Trenggalek
Ratusan motor yang diamankan dari penyerang konvoi pesilat di Trenggalek. (Foto: Adhar Muttaqin/detikJatim)
Trenggalek -

Polisi menetapkan 6 orang pemuda sebagai tersangka kasus penyerangan konvoi perguruan silat. Salah satunya masih di bawah umur.

Kasat Reskrim Polres Trenggalek Iptu Agus Salim mengatakan 6 tersangka itu terdiri dari 4 tersangka pengeroyokan, 1 tersangka pembawa senjata tajam, dan 1 tersangka aktor intelektual yang melakukan penghasutan.

"Tadi malam sudah kami tetapkan 6 tersangka, 5 tersangka sudah dewasa langsung kami tahan. Sedangkan 1 tersangka yang masih anak-anak tidak kami lakukan penahanan," ujar Agus kepada wartawan, Senin (26/9/2022).

Menurut Agus, tersangka ditetapkan setelah pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap 68 orang yang diamankan dari sekitar lokasi kejadian. Dari keterangan para saksi akhirnya mengerucut pada 6 tersangka itu.

Dalam perkara ini, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor yang menjadi sasaran perusakan, sebilah senjata tajam jenis padang, juga telepon genggam yang digunakan melakukan penghasutan.

"Dalam perkara ini ada satu tersangka yang kami duga sebagai provokator dan melakukan penghasutan melalui WhatsApp, sehingga menggerakkan rekan-rekannya melakukan penyerangan," jelasnya.

Empat tersangka yang melakukan perusakan secara beramai-ramai dijerat pasal 170 KUHP sedangkan tersangka pembawa sajam dijerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

"Kemudian tersangka penghasutan kami jerat dengan Undang-Undang ITE dan pasal 160 KUHP," kata Agus.

Satreskrim Polres Trenggalek masih melakukan upaya pendalaman kasus tersebut. Menurutnya, tidak tertutup kemungkinan adanya tersangka baru.

"Kalau kami lihat, dari 114 sepeda motor yang kami amankan baru 22 unit yang teridentifikasi. Sedangkan yang lain masih belum. Kami tunggu para pemilik datang ke kantor dan memberikan keterangan," jelasnya.

Agus Salim menambahkan, terhadap puluhan saksi yang sempat diamankan akhirnya dipulangkan pada Senin dini hari.

Sebelumnya Minggu dini hari terjadi insiden penyerangan di Desa Karangsoko terhadap konvoi rombongan pesilat yang hendak pulang dari kegiatan haul di Kecamatan Karangan. Ada 8 orang menjadi korban sehingga harus menjalani penanganan medis.



Simak Video "Detik-detik Banjir Bandang Terjang Permukiman di Trenggalek"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)