Polisi Blak-blakan Soal Penangguhan Penahanan Tersangka Penistaan Agama Gresik

Polisi Blak-blakan Soal Penangguhan Penahanan Tersangka Penistaan Agama Gresik

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Kamis, 22 Sep 2022 19:23 WIB
audiensi polisi dengan elemen masyarakat soal kasus penistaan agama
Audiensi polisi dengan elemen masyarakat soal kasus penistaan agama (Foto: Dok. Abdul Syafii)
Gresik -

Polisi buka suara terkait penangguhan penahanan terhadap para tersangka penistaan agama pernikahan domba. Untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat, polisi mengundang berbagai elemen masyarakat termasuk ormas Wong Cerdas Gresik, pelapor kasus tersebut.

Selain itu dalam audiensi tersebut turut hadir pula perwakilan tokoh agama, LSM, pengurus ormas, MUI, dan Kejari Gresik.

Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro memberikan penjelasan agar tidak ada salah paham ketika polisi memberi penangguhan penahanan kepada para tersangka. Ia menjelaskan jika berkas pernah dikirim ke Kejaksaan Negeri Gresik, namun dikembalikan lagi.

"Sudah kami lakukan pertemuan dengan pelapor dan beberapa ormas. Kita jelaskan perkembangan penyidikan kasus penistaan agama. Dan kami sampaikan bahwa saat ini sedang melengkapi petunjuk dari jaksa untuk melengkapi berkas perkara," kata Wahyu kepada detikJatim, Kamis (22/9/2022).

Wahyu membantah adanya uang pelicin dalam penangangan kasus ini. Wahyu menegaskan tidak benar bahwa ada suap atau ada intervensi dari pihak mana pun dalam kasus ini.

"Kami memastikan, tidak ada sedikitpun uang pelicin dalam menangani kasus ini dan tidak ada intervensi dari manapun," tegas Wahyu.

Wahyu menambahkan bahwa jika pemberkasan sudah selesai, perkara ini akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Gresik. Pihaknya dari awal terus berkomitmen untuk menangani kasus penistaan agama ini.

"Jika terus kami tahan hingga masa penahanan habis, maka ini akan bebas demi hukum. Untuk itu kita lakukan penangguhan untuk melengkapi berkas atas petunjuk kejaksaan," tegas Wahyu.

Wahyu juga menyampaikan terimah kasih kepada masyarakat yang terus mengawal kasus ini. Pihaknya juga meminta masyarakat agar sabar ketika penyidik sedang melengkapi berkas.

"Nanti setelah berkas sudah P21, kita akan limpahkan ke kejari beserta tersangka. Kami menangguhkan penahanan ini bukan serta merta bebas begitu saja. Berkas perkara tetap jalan," tutup Wahyu.



Simak Video "Pria di Medan Ditangkap Atas Dugaan Penistaan Agama"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)