Berkas Kasus Sodomi Pejabat Kejari Bojonegoro Sedang Diteliti Jaksa

Berkas Kasus Sodomi Pejabat Kejari Bojonegoro Sedang Diteliti Jaksa

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Rabu, 21 Sep 2022 02:03 WIB
Kepala Kejari Jombang Tengku Firdaus
Kepala Kejari Jombang Tengku Firdaus (Foto: Enggran Eko Budianto)
Jombang -

Berkas perkara AH, Kasi Barang Bukti Kejari Bojonegoro nonaktif yang diduga mencabuli 4 remaja laki-laki di Jombang, sedang diteliti oleh jaksa. Sedangkan si mucikari dalam perkara ini dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jombang.

Kepala Kejari Jombang Tengku Firdaus mengatakan berkas perkara AH ia terima dari penyidik Satreskrim Polres Jombang pada Jumat (16/9/2022). Berkas perkara pencabulan 4 remaja laki-laki itu saat ini masih diteliti jaksa penuntut umum.

Menurutnya, jaksa mempunyai waktu 7 hari untuk melakukan penelitian sejak menerima berkas tersebut. Selanjutnya, jaksa akan menentukan sikap dalam waktu 14 hari untuk menentukan berkas tersebut lengkap (P21) atau belum lengkap.

"Jika belum lengkap, berkas akan dikembalikan kepada penyidik berikut petunjuk dari jaksa peneliti kepada penyidik untuk segera dilengkapi," kata Firdaus kepada wartawan, Selasa (20/9/2022).

Selain AH, polisi juga menetapkan seorang muncikari sebagai tersangka dalam kasus ini. Menurut Firdaus, si mucikari saat ini menjalani persidangan di PN Jombang. Namun, tahap pembacaan tuntutan untuk mucikari hari ini ditunda karena hakim berhalangan.

"Penanganan perkara muncikari ini lebih cepat karena terdakwa anak-anak. Tuntutan belum dibacakan karena hakim tunggal berhalangan. Pembacaan tuntutan ditunda besok," jelasnya.

AH diringkus polisi karena diduga mencabuli seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun di kamar 207 Hotel Sentral, Jalan Gus Dur, Jombang pada Kamis (18/8) dini hari. Polisi juga meringkus seorang mucikari di Hotel tersebut. Si mucikari adalah remaja laki-laki berusia 17 tahun yang tak lain kakak kelas korban di sekolah menengah.

Polisi telah menetapkan AH sebagai tersangka pencabulan anak di bawah umur. Kasi Barang Bukti Kejari Bojonegoro nonaktif ini diduga mencabuli remaja laki-laki yang baru berusia 16 tahun. Pria beristri asal Jombang ini dijerat dengan pasal 82 juncto pasal 76E UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

Remaja berusia 17 tahun yang berperan sebagai mucikari juga ditetapkan sebagai tersangka. Remaja asal Jombang ini dijerat dengan pasal 88 juncto pasal 76i UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Berkas perkaranya telah diserahkan polisi kepada Kejari Jombang pada 25 Agustus lalu.

AH dan remaja berusia 17 tahun itu ditahan di Rutan Polres Jombang setelah diperiksa sebagai tersangka. Polisi masih mendalami dugaan penyekapan yang dilakukan AH terhadap korban di kamar Hotel Sentral.

Korban pencabulan yang diduga dilakukan AH ternyata berjumlah 4 orang. Dua di antaranya dipastikan remaja laki-laki asal Jombang. Yaitu si mucikari dan adik kelasnya yang baru berusia 16 tahun. Namun, polisi belum mengungkap tarif para korban untuk melayani Kasi Barang Bukti Kejari Bojonegoro nonaktif tersebut.



Simak Video "Adu Tangkas Lomba Menarik Mini Bus di Kota Jombang"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)