Kronologi Lengkap Pengeroyokan yang Tewaskan Pemuda di Pasuruan

Kronologi Lengkap Pengeroyokan yang Tewaskan Pemuda di Pasuruan

Muhajir Arifin - detikJatim
Selasa, 23 Agu 2022 18:39 WIB
pengeroyokan di pasuruan
11 Pelaku pengeroyokan yang tewaskan pemuda di Pasuruan (Foto: Muhajir Arifin)
Pasuruan -

Sebanyak 11 orang ditetapkan sebagai tersangka kasus pengeroyokan yang menyebabkan seorang pemuda tewas di Jalan Raya Kalirejo, Kelurahan Karangketug, Gadingrejo, Kota Pasuruan. Polisi mengungkap kronologi kasus pengeroyokan tersebut.

Para tersangka yakni EF (24) nelayan, MM (26) nelayan, AZ (18) nelayan, SA (19) nelayan, MS (26) nelayan, UB (19) pengangguran, AR (19) pelajar, MU (25) pelajar, LH (20) pelajar, yang semuanya warga Dusun Kaligung, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Sementara 2 tersangka lain yakni MA (18) pelajar, warga Desa Curahdukuh, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan dan AD (18) warga Kelurahan/Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan.

Korban pengeroyokan yakni AR (21) dan IB (21) warga Dusun Wedusan Lor, Desa Balonganyar, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. AR (21) meninggal dunia di lokasi, sedangkan IB mengalami luka-luka.

"Kasus bermula hari Jumat tanggal 5 Agustus 2022 sekitar pukul 19.30 WIB. Korban yang meninggal, AR dan korban luka, IB dan teman-temannya berangkat dari rumahnya Desa Balunganyar, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan menuju Desa Selotambak, Kraton, Kabupaten Pasuruan guna melihat hiburan sound system," kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota AKP Bima Sakti Pria Laksana, Selasa (23/8/2022).

Sesampainya di lokasi pukul 21.00 WIB, hiburan sudah mulai berakhir. Kemudian korban dan teman-temannya meninggalkan lokasi dan berniat nongkrong di sekitaran Pelabuhan Kota Pasuruan.

Namun pada saat di tengah perjalanan, mereka melihat ada 3 orang yang terlibat cekcok dan perkelahian di tepi Jalan Raya Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

"Kemudian korban dan teman-temannya melerai perkelahian tersebut lalu melanjutkan perjalanan ke arah timur. Namun ada 2 orang yang terlibat perkelahian tadi tidak terima dan mengendarai sepeda motor ugal-ugalan di depan rombongan korban dan teman-temannya. Salah satu dari 2 orang ini, yakni tersangka AD, sempat membuka kaosnya dan menunjukkan senjata tajam jenis pisau yang disimpan di bangian pinggang sebelah kirinya," jelas Bima.

Melihat perilaku AD, korban dan teman-temannya mengejarnya hingga masuk ke Jalan Raya Kalirejo termasuk wilayah Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan.

"Karena dikejar, tersangka AD berteriak meminta tolong. Teriakan AD didengar tersangka EF dan teman-temannya yang ada di lokasi. Mendengar teriakan minta tolong dari arah masuk Desa Kalirejo, dan mengira orang yang meminta tolong tersebut adalah salah satu warga Desa Kalirejo, EF dan tersangka lainnya mengadang korban hingga akhirnya melakukan pengeroyokan dengan tangan kosong dan senjata tajam. Setelah itu para tersangka melarikan diri ke arah utara," jelas Bima.

Akibat pengeroyokan itu, korban AR meninggal dunia dengan luka parah di dahi dan punggung. Sementara IB mengalami luka berat akibat senjata tajam.

Sebelumnya, pengeroyokan disertai pembacokan dilakukan puluhan pemuda kepada AR (21) dan IB (21) warga Dusun Wedusan Lor, Desa Balonganyar, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, di Jalan Raya Kalirejo, masuk wilayah Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Jumat (5/8/2022) pukul 21.00 WIB. AR (21) meninggal dunia di lokasi, sedangkan IB mengalami luka-luka.



Simak Video "Wanita Sukabumi Tewas Telanjang Dibunuh Usai Diperkosa"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)