Saat Jimat Gagal Selamatkan Maling Motor dari Amarah Warga

Tim detikJatim - detikJatim
Jumat, 19 Agu 2022 05:05 WIB
Aksi maling gagal di Bulaksari yang sempat kabur lalu dihajar warga terekam CCTV
Rekaman CCTV saat terduga maling di Bulaksari beraksi. (Foto: Istimewa/dok Randi Daniswara)
Surabaya -

Seorang maling motor gagal menggondol Honda PCX nopol AG 3602 DCQ di depan sebuah salon di Bulaksari, Wonokusumo, Semampir, Surabaya. Pria itu tertangkap lalu dihajar massa, tapi warga setempat heran tubuh pria itu seperti tak mempan dengan pukulan.

Ternyata, maling motor itu memiliki benda keramat alias sikep. Begitu sikep atau jimat itu ditemukan di balik celananya lalu diambil warga, seketika itu pukulan bertubi-tubi membuat terduga maling motor itu nyonyor.

Kanit Reskrim Polsek Semampir Iptu Doni Setiawan membenarkan kejadian maling gagal mencuri yang ditangkap warga dan menjadi bulan-bulanan hingga babak belur itu. Pria itu telah diamankan di Polsek Semampir.

"Betul sudah diamankan di Polsek, tapi belum bisa diperiksa," ujarnya kepada detikJatim.

Ia menambahkan bahwa pencuri motor yang sempat menjadi bulan-bulanan warga itu berinisial I (27) warga Wonokusomo. Dalam peristiwa itu Doni juga mengakui bahwa pelaku sempat dimassa oleh warga.

"Sempat dimassa kemudian dibawa ke balai RW. Kemudian kami amankan ke Polsek," kata Doni.

Warga Bulaksari Gang Lebar Randi Daniswara (30) mengaku dirinya yang pertama kali menangkap pria itu setelah perempuan pemilik motor berteriak maling. Oleh warga pria itu dibawa ke Balai RW untuk diinterogasi.

Aksi maling gagal di Bulaksari yang sempat kabur lalu dihajar warga terekam CCTVAksi maling gagal di Bulaksari yang sempat kabur lalu dihajar warga terekam CCTV. (Foto: Istimewa/dok Randi Daniswara)

Pria itu tidak mau mengakui perbuatannya dan menjawab pertanyaan warga dengan berbelit-belit. Warga yang geram pun makin tak terkendali sehingga ramai-ramai menghajar terduga pelaku di Balai RW. Tapi warga heran pria itu seolah tak mempan dipukul.

"Ada kalau sejam diinterogasi di Balai RW itu, ditanyai mbulet aja. Warga akhirnya geram, dihajar di Balai RW itu. Tapi dipukuli itu sama sekali enggak berdarah," ujar Randi.

Kecuriagaan Randi benar, maling itu ternyata memiliki sikep atau jimat. Randi mengaku menemukan benda yang dililit tali di balik celana pelaku. Benda itu berbentuk kotak berwarna hitam. Benda itulah yang dikira warga merupakan sikep atau benda keramat untuk pertahanan diri.

Seketika saat sikep itu dicabut, pelaku langsung nyonyor kena pukulan warga. Baca di halaman selanjutnya.