Ulah Bejat Pelatih Taekwondo 6 Tahun Perkosa Murid Bermodus Janji Kawin

Tim detikJatim - detikJatim
Rabu, 17 Agu 2022 07:03 WIB
Tersangak pelatih taekwondo di Malang diperiksa di Unit PPA
Tersangka pelatih taekwondo di Malang diperiksa di Unit PPA (Dok. Polres Malang)
Malang -

Seorang pelatih taekwondo di Kabupaten Malang ditangkap karena telah mencabuli dan memperkosa muridnya sendiri. Pelaku adalah MS (25), warga Gondanglegi, Kabupaten Malang.

Kasat Reskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Bara'langi mengatakan kasus pemerkosaaan ini terungkap dari laporan korban sendiri yang saat ini berusia 20 tahun. Dugaan pemerkosaan dilakukan pelaku sejak 2016 hingga 2021.

Janji manis akan menikahi, menjadi modus pelaku untuk memperdaya korban. Hingga korban berulangkali diperkosa oleh pelaku.

"Antara pelaku dan korban sebelumnya punya hubungan pacaran. Janji dan iming-iming akan menikahi menjadi modus pelaku untuk menyetubuhi korban berulangkali," ujar Donny dalam keterangannya, Selasa (16/8/2022).

Menurut Donny, dari kasus korban ini juga terungkap jika pelaku diduga pernah melakukan pelecehan terhadap murid atau siswa taekwondo perempuan lainnya.

Perbuatan itu dilakukan pelaku di tempat klub taekwondo saat latihan berlangsung. Peristiwa ini sempat dilaporkan kepada kepala pelatih taekwondo tempat korban berlatih.

"Korban pernah menolak dan melaporkan kepada atasan di klub taekwondo. Dan pelaku sempat diskorsing oleh KONI untuk melatih. Namun, setelah itu, masih melatih taekwondo," tutur Donny.

Unit PPA Satreskrim Polres Malang yang menangani kasus ini tengah melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan mengantarkan korban untuk melakukan Visum et Repertum (VER).

"Saat ini penyidik dari Satreskrim Polres Malang telah melakukan penahanan terhadap tersangka, melengkapi pemberkasan dan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum," tegas Donny.

Karena perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 81 jounto Pasal 76D subsider Lasal 82 jounto Pasal 76E Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.



Simak Video "Polri Update Korban Tragedi Kanjuruhan: 125 Meninggal, 21 Luka Berat"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)