Motif Pembunuhan Kakek di Pasuruan Karena Korban Sering Hina Ortu Pelaku

Muhajir Arifin - detikJatim
Selasa, 16 Agu 2022 13:59 WIB
Pelaku pembunuhan kakek di Pasuruan
Pelaku pembunuhan kakek di Pasuruan (Foto: Muhajir Arifin/detikJatim)
Pasuruan -

Polisi membekuk MA (29), tersangka pembunuhan kakek Saki (60) yang ditemukan tewas tergeletak penuh luka di Jalan Jenderal S Parman, Panggungrejo, Kota Pasuruan. MA mengakui telah membunuh korban. Kepada polisi ia mengaku tega menghabisi korban karena sakit hati sering dihina.

Tersangka merupakan tetangga yang rumahnya berhadapan dengan rumah korban. Berdasarkan keterangan tersangka, ia tidak terima atau sakit hati kepada korban karena kedua orang tua dan keluarga sering dihina dengan perkataan yang tidak senonoh oleh korban. Tersangka juga pernah ditantang carok oleh korban.

"Puncaknya, seminggu sebelum kejadian korban dan tersangka bertengkar atau perang mulut. Kemudian didamaikan warga," kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota AKP Bima Sakti, saat rilis di Mapolres Pasuruan, Selasa (16/8/2022).

Awalnya sang kakek dikira korban kecelakaan, ternyata kakek Saki menjadi korban pembunuhan. Untuk menyembunyikan aksinya, pelaku sempat membuang pisau yang digunakan menusuk korban.

"Tersangka sempat kabur, bersembunyi. Pisaunya juga dibuang," imbuh Bima.

Tersangka dibekuk di sebuah kebun pada Minggu (15/8) malam. Ia ditangkap tanpa perlawanan. Selain menunjukkan tersangka, polisi juga membeber sejumlah barang bukti, baik yang diamankan dari TKP maupun yang disita setelah penangkapan.

Barang bukti antara lain sebuah topi warna putih kombinasi merah dan biru milik tersangka hingga sebuah penutup senjata tajam jenis pisau milik tersangka.

Ada juga bilah senjata tajam jenis pisau dengan gagang yang terbuat dari kayu warna hitam, sebuah motor Yamaha Byson warna hitam milik tersangka. Kemudian, sebuah kaos warna kuning terdapat bercak darah, celana panjang jins warna biru muda terdapat bercak darah serta sebuah jaket parasit warna merah terdapat bercak darah.

Tersangka MA mengakui ia merupakan pelaku pembunuhan korban. "Saya yang melakukannya," kata MA.

Seperti diberitakan sebelumnya, Saki (60), warga Jalan Jenderal S. Parman, Panggungrejo, Kota Pasuruan ditemukan tewas di pinggir jalan kelurahannya, Minggu (14/8/2022) pukul 19.30 WIB. Tubuh korban telungkup dengan luka karena senjata tajam di sekujur tubuh.



Simak Video "Terkuak! Dokter Muda UB Tewas di Tangan Ayah Tiri Kekasihnya"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/iwd)