Keji Anak Kandung di Jember Tega Menggorok Ibunya saat Sedang Tidur

Keji Anak Kandung di Jember Tega Menggorok Ibunya saat Sedang Tidur

Tim detikJatim - detikJatim
Minggu, 14 Agu 2022 18:28 WIB
anak gorok ibu di jember diamankan
Misyanto yang tega menggorok sang ibu diamankan di Polsek Silo, Jember/ Foto: Istimewa (Dok Polsek Silo)
Jember -

Seorang pria bernama Misyanto (45) di Jember tega menggorok leher ibunya sendiri, Sadima (65). Pelaku telah diamankan dan korban masih dirawat intensif. Peristiwa ini juga ditanggapi oleh psikolog.

Misyanto merupakan warga Dusun Pasar Alas, Desa Garahan, Kecamatan Silo, Jember. Dia melakukan peristiwa keji itu saat sang ibu sedang tertidur pulas.

"Kejadiannya sekitar pukul 20.00 WIB. Kami juga barusan mengamankan tersangka," kata Kapolsek Silo AKP Suhartanto saat dihubungi, Sabtu (13/8/2022).

Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Silo untuk diperiksa lebih lanjut. Sedangkan motif pelaku juga masih didalami.

"Belum diketahui alasan tersangka dan masih lidik. Langsung digorok lehernya menggunakan sebilah pisau. Ukuran besar dan seperti pisau dapur bentuknya," kata Tanto.

Kondisi Ibu yang Digorok Anak

Menurut Tanto, korban sempat terbangun dan berteriak saat pelaku menggorok. Sehingga warga banyak yang berdatangan.

"Korban sempat teriak. Sehingga banyak warga berdatangan dan memberikan pertolongan. Korban pun langsung dibawa ke klinik Puspa Medika (Kecamatan Silo) untuk mendapat pertolongan. Tapi karena luka parah. Akhirnya langsung dirujuk ke rumah sakit yang ada di Jember," jelasnya.

Dari pemeriksaan medis, korban mengalami luka serius dileher. Kini korban telah menjalani operasi dan mendapat perawatan intensif.

"Korban langsung ditangani dengan dilakukan tindakan operasi. Sekarang masih proses operasi masih berjalan," kata Dirut RSUD dr Soebandi Jember dr Hendro Soelistijono saat dihubungi detikJatim, Minggu (14/8/2022).

Dia menjelaskan perawatan korban membutuhkan perhatian intensif. Pasalnya luka di leher korban akibat pisau yang dipakai pelaku sangat rawan terjadi kematian. Saat ditanya detail tindakan operasi yang dilakukan, dr Hendro tidak menjelaskan lebih lanjut.

"Mohon doanya semoga segera pulih sedia kala,"ucapnya.

Baca berita selengkapnya di halaman selanjutnya.