Bharada Richard Eliezer alias Bharada E telah ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka. Rencananya, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) akan menyuplai makanan kepada Bharada E selama di tahanan. Tujuannya sebagai upaya perlindungan terhadap Bharada E yang berencana menjadi justice collaborator (JC).
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua LPSK, Maneger Nasution. Selain menyuplai makanan, LPSK juga akan menyediakan rohaniawan untuk Bharada E.
"LPSK berkoordinasi dengan Bareskrim Mabes Polri (9/8) untuk membahas seputar permohonan E sebagai JC, keamanan E di tahanan Bareskrim, menyuplai makanan E di tahanan Bareskrim dan penyediaan rohaniawan untuk E," ujar Nasution dilansir dari detikNews, Rabu (10/8/2022).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasution mengatakan hal tersebut sebagai bentuk antisipasi hal yang tidak diinginkan, misalnya Bharada E diracun di tahanan. Kendati demikian, dia menekankan penyediaan makanan hingga rohaniawan itu akan dilakukan usai Bharada E menjadi JC.
"Untuk antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan berkaitan dengan keselamatan E," ungkapnya.
"Iya (menghindari semisal kemungkinan buruk makanan diracun-red)," imbuh Nasution. Nasution menjawab pertanyaan wartawan apakah penyediaan itu untuk menghindari kemungkinan buruk makanan Bharada E diracun.
Sementara itu, Juru Bicara LPSK, Rully Novian membenarkan terkait penyuplaian makanan kepada Bharada E. Namun, sampai saat ini hal tersebut belum dilakukan karena status Bharada E belum terlindungi LPSK.
"Sebagai salah satu bentuk perlindungan atau skema perlindungan hal tersebut bisa dilakukan. Namun, sampai hari ini belum dilakukan itu. Setelah dilindungi LPSK," ungkapnya.
(hse/bdh)