Kabar Nasional

Benny Mamoto Akui Dihujat Setelah Kutip Kapolres Jaksel soal Brigadir J

Tim detikNews - detikJatim
Rabu, 10 Agu 2022 14:50 WIB
Surabaya -

Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Irjen (Purn) Benny Mamoto mengaku dihujat karena ucapannya terkait insiden Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Menurut Benny, hal yang disampaikannya hanya mengutip pernyataan Kombes Budhi Herdi Susianto yang saat itu menjabat Kapolres Jaksel.

Hal itu disampaikan Benny saat diwawancara di siaran CNN Indonesia TV, Minggu (7/8/2022). Benny awalnya menjelaskan tentang perubahan berita acara pemeriksaan (BAP) Bharada E. Menurut dia, wajar jika BAP diubah dalam suatu kasus itu.

"Betul, nggak usah gitu, contoh saya di-bully habis gara-gara mengutip pernyataan dari Kapolres Jakarta Selatan, saya cek ke sana ada kendala, ada kejanggalan tidak, yaitu yang saya ungkapkan," ujar Benny dalam tayangan itu seperti dilihat detikNews, Rabu (10/8).

Benny menjelaskan tentang alam psycho-hierarchy atasan dengan bawahan. Menurut Benny, setelah dicabut atau dimutasinya Irjen Ferdy Sambo, alam sadar Bharada E tidak lagi merasa ditekan.

"Soal perubahan BAP hal yang biasa dalam penyidikan saya sudah sampaikan seperti yang disampaikan Menko Polhukam, adanya alam psycho-hierarchy atasan bawahan, sesama atasan, ini harus nurut, tapi ketika sudah dicabut posisinya dan dimutasi, maka struktural itu sudah hilang secara hierarki," jelasnya.

"Itulah kemudian akan muncul pengakuan-pengakuan yang tadinya mungkin di bawah pengaruh, di bawah tekanan, sekarang menjadi bebas. Kalau kemudian berubah itu hal biasa, karena akan terungkap bahwa sebelumnya di bawah tekanan," lanjut Benny.

(hse/iwd)