Saat Ibu Korban Pingsan Dengar Pengakuan Anaknya 15 Kali Dicabuli Ustaz TPQ

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Minggu, 26 Jun 2022 19:10 WIB
pencabulan di mojokerto
WCC dan LPBH NU Mojokerto di rumah korban (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto -

Tiga murid laki-laki dicabuli ustaznya sendiri di sebuah TPQ di Kecamatan Sooko, Mojokerto. Pengakuan para korban sempat membuat salah satu orang tua pingsan.

Ustaz cabul itu adalah RD (40). Pelaku mencabuli tiga murid laki-lakinya bermodus membantu para korban mencapai akil balig atau cukup umur.

"Ibu korban sampai pingsan mendengar langsung pengakuan anaknya," ujar Psikolog Womens Crisis Center (WCC) Mojokerto R Dewi Novita Kurniawati kepada detikJatim, Minggu (26/6/2022).

Ketiga remaja laki-laki itu menceritakan semua yang mereka alami saat dihipnoterapi oleh Dewi. Menurut Dewi, korban yang berusia 12 tahun mengaku dicabuli Ustaz RD lebih dari 25 kali.

"Korban mengaku dicabuli lebih dari 25 kali. Dia selalu disukai ustaznya. Dalih pelaku korban ini ngajinya bagus, disukai murid lainnya, ada saja modus pelaku untuk membuat korban datang ke TPQ," terang Dewi.

Begitu juga korban remaja laki-laki berusia 15 tahun. Menurut Dewi, pelajar kelas 2 SMP itu mengaku sekitar 15 kali diduga dicabuli Ustaz RD. Ibu korban sampai pingsan karena syok mendengar pengakuan putranya.

"Modusnya sama. Pengakuan dia hampir 15 kali (dicabuli) sejak korban masih SD," cetusnya.

Tidak hanya dicabuli, tambah Dewi, para korban juga mendapat tekanan dari terduga pelaku agar tetap bungkam. Salah satunya, Ustaz RD diduga mengancam akan mengeluarkan para korban dari TPQ jika berani menceritakan perbuatannya ke orang lain.

"Dia (Ustaz RD) mendoktrin para korban jangan bilang ke siapa-siapa agar tidak dosa karena ustaz berdalih pencabulan itu untuk mengajari para korban mencapai balig. Anak-anak itu merasa dosa kalau tidak taat dengan ustaz. Karena filter mereka juga belum jalan," tandasnya.

Orang tua para korban melaporkan Ustaz RD ke Polres Mojokerto pada 10 Mei 2022. Polisi sendiri menyatakan kasus pencabulan ini pada tahap penyidikan. Namun, terduga pelaku belum ditahan.



Simak Video "Ricuh! Warga Usir Keluarga Komplotan Polisi Gadungan di Mojokerto"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)