Beredar Info Penculikan Anak di Ponorogo, Polisi Akan Pastikan Kebenarannya

Charoline Pebrianti - detikJatim
Selasa, 14 Jun 2022 15:51 WIB
Ilustrasi penculikan anak
Foto: Ilustrasi oleh Edi Wahyono
Ponorogo -

Beredar info berantai soal penculikan anak di Desa Kupuk, Bungkal, Ponorogo. Penyebar informasi yang mengatasnamakan Pokdarkamtibmas Desa Kupuk menggunakan voice note dan disebar melalui aplikasi percakapan.

Voice note sepanjang 2 menit 54 detik itu berisi imbauan.

Assalamu'alaikum

Kepada saudara perangkat yang ada di grup. Juga saudara RT Desa Kupuk.

Ada informasi penting untuk disebarluaskan kepada masyarakatnya RT masing-masing yang mempunyai anak usia balita. Sekiranya sering bermain sendirian atau bermain bersama rekannya di jalan yang sepi tanpa pengawasan.

Akan terjadi serupa dengan penculikan atau penyekapan anak oleh seseorang yang membawa mobil. Tidak terjadi berkelanjutan. Tidak terjadi penculikan
Karena ada salah satu warga yang mengetahui mobil itu langsung balik kanan dikejar tidak diketahui.

Bapak RT sedesa Kupuk bantuan dan kerjasama. Memberi informasi yg mempunyai anak kecil usia balita untuk memperketat pengawasan. Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan oleh masyarakat Kupuk. Supaya masyarakat Desa Kupuk ayem tentrem.

Mohon untuk sekuat warga masyarakat saat ini dan informasi ini. Diperketat anak masing-masing bermain di jalan terutama jalan yang sama. Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Mengenai anak akan diculik atau disekap mobil tidak diketahui identitas dan balik kanan. Tidak usah saya sebutkan. Mohon bantuan dan kerjasama. Informasi ini segera disampaikan.

Pembawa informasi pokdarkamtibmas Desa Kupuk

Beredarnya kabar tersebut membuat sejumlah orang tua khawatir. Salah satunya Fitri Rahmawati warga Desa Crabak, Kecamatan Slahung yang memiliki anak usia 5 tahun.

"Pastinya was-was, apalagi rumah saya pinggir jalan raya. Pengawasan orang tua penting," tutur Fitri kepada detikJatim, Selasa (14/6/2022).

Hal senada juga diungkapkan oleh Siti Sundari warga Desa Nambak, Kecamatan Bungkal yang mengaku khawatir dengan adanya berita tersebut.

"Khawatir apalagi anakku sering main sepeda sendiri. Apalagi tempatku jauh dari keramaian. Harapanku semoga tidak terjadi apa-apa, apalagi jaman sekarang anak-anak gak mau dikekang, dibatasi mainnya. Dengan adanya berita itu saya bakal lebih waspada," kata Sundari.

Dari informasi yang dihimpun, memang ada kabar yang mengatakan bahwa ada telah terjadi usaha penculikan pada tanggal 12 Juni di Desa Kupuk. Tetapi usaha penculikan itu gagal karena ketahuan oleh salah satu warga.

Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan atas informasi tersebut.

"Ini masih awal, bapak ibunya masih ada permasalahan keluarga, pisah ranjang rebutan anak, kita masih dalami," kata Catur.

Lihat juga video 'Pengakuan 4 Siswa SD di Pinrang Nyaris Jadi Korban Penculikan':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)