Terbongkarnya Kasun Nikahi Anak di Bawah Umur Gegara Curhatan Ibu Kandung

Terbongkarnya Kasun Nikahi Anak di Bawah Umur Gegara Curhatan Ibu Kandung

Tim detikJatim - detikJatim
Selasa, 14 Jun 2022 13:14 WIB
Kasun di Ngawi
Kasun Ngawi, SM yang nikahi gadis 16 tahun (Foto: Sugeng Harianto/detikJatim)
Ngawi -

Seorang kepala dusun (kasun) di Ngawi menikahi anak di bawah umur. Pernikahan secara siri dan diam-diam ini akhirnya terbongkar dari curhatan ibu kandung di medsos.

Awalnya, seorang ibu mencari anaknya di Ngawi yang masih di bawah umur atau berusia 16 tahun. Anaknya itu dinikahi seorang kepala dusun (kasun). Pencarian itu viral setelah pemilik akun Bundane Aulia Riski mengunggah di grup Facebook 'Info Cepat Ngawi Peduli'.

Dalam unggahan tersebut, ia bercerita jika anak perempuannya yang di bawah umur dinikahi seorang kasun yang berusia selisih 34 tahun. Anak gadisnya baru berusia 16 tahun pada Juli. Sedangkan kasun yang menikahi anaknya berusia 50 tahun. Ibu tersebut juga meminta solusi kepada warganet.

"Ini ank saya mau nikah sama laki2 yg umurnya dah 50 Thun sedangkan ank saya br 16 Thun bulan 7 nanti..calon nya kamituwo dung banteng mohon solusinya" tulisnya.

"Tolong bantuannya klau ada warga sidolaju yg sore ini nikahkan ank tolong ser lok...mohon infonya"

Unggahan itu dengan cepat viral dan mendapat reaksi warganet. Banyak yang kasihan dengan ibu tersebut.

detikJatim lantas mencoba mengonfirmasi pemilik akun Bundane Aulia Riski. Dia adalah Hartini (34), perempuan kelahiran Ngawi yang kini menetap di Aceh. Hartini menyebut, anak perempuannya tinggal bersama kakek dan nenek, serta ayah dan ibu tirinya di salah satu desa di Kecamatan Kedunggalar, Ngawi.

"Saya sudah menetap di Aceh karena sudah cerai dengan suami di Ngawi dan menikah di Aceh. Saya dapat kabar dari tetangga tempat tinggal anak saya di Ngawi, yang katanya sudah nikah siri dengan seorang kasun," ujar Hartini kepada detikJatim Selasa (7/6/2022).

"Iya, (dinikahi kasun) tanpa izin dan pemberitahuan terlebih dahulu ke saya. Anak saya baru 16 tahun bulan Juli nanti. Kasun di Kedunggalar usinya 50 tahun," ucap Hartini.

Saat ini, sang kasun telah menjadi tersangka kasus persetubuhan anak di bawah umur. Ternyata, ia telah menyetubuhi SPC sejak April 2022. Padahal, pernikahan baru digelar pada Juni 2022.

Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya membenarkan jika pria 50 tahun itu telah menjadi tersangka dan langsung ditahan. SM terbukti melakukan tindakan persetubuhan dengan anak di bawah umur hingga terjadi pernikahan siri.

"Jadi, SM terbukti bersalah melakukan tindakan asusila dengan melakukan persetubuhan dengan anak di bawah umur. Bahkan, hingga terjadi pernikahan siri," kata Winaya.

Winaya mengatakan, pelaku mengakui perbuatan persetubuhan dilakukan sejak April 2022. Korban yang masih berusia 16 tahun juga mengakui perlakuan pelaku.

"Korban dan pelaku mengakui persetubuhan dilakukan sejak April," tambah Winaya.

Winaya menambahkan, pelaku telah ditangkap beserta barang bukti berupa uang tunai Rp 500 ribu serta seperangkat alat salat. Selain itu, diamankan pula sepeda motor Suzuki Satria benopol AE 5835 JM milik pelaku.

"Kami amankan sepeda motor pelaku dan juga uang tunai Rp 500 ribu yang digunakan untuk nikah siri dan alat salat. Juga cincin dan juga sebuah daster dan celana dalam," terang Winaya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Toni Hermawan menjelaskan, dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan barang bukti berupa kuitansi penginapan hotel dan seprai.

"Barang bukti kuitansi penginapan di hotel yang ada di Sarangan dan juga seprai yang ada saat melakukan persetubuhan," jelas Toni.

Toni menambahkan, tersangka dijerat Pasal 81 (2) atau 82 (1) UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan PERPU No 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU.

"Ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara. Mungkin bagi yang merasa jadi korban (Lain), kami persilakan untuk melapor," sebut Toni



Simak Video "Meraup Jutaan Rupiah dari Budidaya Anggrek"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/fat)